Cek Kesehatan Gratis dan Monev Sajadah Warnai Kunjungan Dinkes Jatim ke Jember
- 18 Juli 2026
- Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
Cek Kesehatan Gratis dan Monev Sajadah Warnai Kunjungan Dinkes Jatim ke Jember
JEMBER, 17 JULI 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Prioritas yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025 di Bakorwil Jember, Kamis 16 Juli hingga Jumat 17 Juli 2026. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran monitoring adalah Pondok Pesantren Al Muttaqin, wilayah kerja Puskesmas Banjarsengon.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program yang didukung anggaran BKK Provinsi Jawa Timur berjalan sesuai perencanaan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masa mendatang.
Tim monev yang turun ke Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) terdiri atas Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Jember, serta Puskesmas Banjarsengon.
Pada kesempatan tersebut, tim melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan pendampingan Poskestren melalui program Sajadah (Santri Jatim Sehat dan Berkah) yang didukung anggaran BKK Provinsi Jawa Timur. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga lingkungan Pondok Pesantren Al Muttaqin sebagai bagian dari upaya deteksi dini faktor risiko penyakit dan peningkatan kesadaran hidup sehat di lingkungan pesantren.
Tim juga berdialog langsung dengan pengurus pondok pesantren, santri husada, tenaga kesehatan pendamping, serta peserta kegiatan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan program di lapangan, mulai dari aspek pembinaan Poskestren, edukasi kesehatan, hingga pelayanan pemeriksaan kesehatan yang diterima warga pondok pesantren.
Tim Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Triyaningsih, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting untuk memastikan program yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur benar-benar terlaksana, berjalan sesuai pedoman, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Monitoring dan evaluasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini menjadi sarana untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendampingan Poskestren melalui Program Sajadah yang didukung anggaran BKK Provinsi Jawa Timur. Kami ingin memastikan setiap tahapan program terlaksana dengan baik, mulai dari pembinaan, pemberdayaan kader kesehatan pesantren, hingga pelayanan kesehatan yang diterima warga pesantren,” ujar Triyaningsih.
"Pada kesempatan ini juga dilaksanakan Cek Kesehatan Gratis bagi warga pesantren sebagai bentuk deteksi dini dan upaya promotif-preventif agar lingkungan pesantren semakin sehat. Hasil monitoring ini akan menjadi masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan program ke depan," sambungnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan program prioritas yang didukung Bantuan Keuangan Khusus Bidang Kesehatan dapat terus memberikan manfaat yang optimal, memperkuat pemberdayaan Pos Kesehatan Pesantren, serta meningkatkan akses layanan promotif dan preventif bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Jember. (ken)