Dari Kemeriahan Kirab ke Sholawatan, Tim Kebersihan DPRKPLH Jember Bergerak Cepat
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Dari Kemeriahan Kirab ke Sholawatan, Tim Kebersihan DPRKPLH Jember Bergerak Cepat
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 – Suasana Alun-Alun Jember berubah semarak pada Sabtu 22 Agustus 2026. Ribuan masyarakat memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan Kirab Budaya Ancak Agung, bagian dari rangkaian kegiatan Rekor MURI Kabupaten Jember 2026 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kirab budaya tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.. Antusiasme masyarakat terlihat sejak rombongan peserta kirab mulai memasuki kawasan Alun-Alun Jember. Beragam ancak yang dihias menggunakan hasil bumi dan sayuran menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Meski mengusung target 1.000 ancak, jumlah ancak yang mengikuti dan hadir dalam pelaksanaan kirab tercatat sebanyak 527 ancak. Kehadiran ratusan ancak tersebut tetap mampu menciptakan suasana meriah dan menarik perhatian masyarakat yang memenuhi kawasan Alun-Alun Jember.
Antusiasme warga semakin tinggi ketika ancak mulai diperebutkan. Berbagai sayuran dan hasil bumi yang dibawa dalam ancak menjadi incaran masyarakat. Warga bergerak mendekati ancak untuk mendapatkan bagian dari hasil bumi yang menjadi bagian dari tradisi tersebut.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, terdapat pekerjaan yang harus segera dilakukan. Ramainya masyarakat dan ratusan ancak yang berada di kawasan alun-alun meninggalkan sisa sayuran organik, daun, serta berbagai sampah lainnya.
Di tengah keramaian yang belum sepenuhnya usai, Tim Kebersihan Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) DPRKPLH Jember langsung bergerak. Petugas menyapu, mengumpulkan, memilah, dan mengangkut sisa ancak serta sampah yang berserakan di sejumlah titik Alun-Alun Jember.
Pekerjaan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena petugas berpacu dengan waktu. Setelah rangkaian kirab selesai pada sore hari, kawasan Alun-Alun Jember harus segera dipersiapkan kembali untuk agenda berikutnya, yakni Sholawatan bersama KHR Muhammad Kholil As’ad dan Bupati Jember Gus Dr. Muhammad Fawait yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB.
Koordinator Lapangan Alun-Alun Jember, Miski, mengatakan bahwa kecepatan menjadi kunci dalam menjaga kesiapan kawasan.
“Kami langsung bergerak begitu kirab selesai. Sisa ancak dan sayuran organik harus segera dibersihkan karena malam harinya alun-alun kembali digunakan untuk sholawatan. Bagi kami, memastikan masyarakat bisa menikmati acara berikutnya dengan nyaman adalah bagian dari pelayanan,” ujar Miski.
Senada dengan hal tersebut, Subakri menegaskan bahwa keterbatasan waktu tidak menjadi penghalang bagi petugas untuk menyelesaikan tanggung jawabnya.
“Meskipun waktunya cukup singkat, kami tetap semangat. Kami bekerja bersama agar Alun-Alun Jember kembali bersih dan siap digunakan. Kemeriahan acara harus tetap diimbangi dengan kebersihan,” kata Subakri.
Gerak cepat Tim Kebersihan Bidang PSU DPRKPLH Jember menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran rangkaian kegiatan. Saat masyarakat menikmati kemeriahan Kirab Ancak Agung hingga persiapan sholawatan, para pahlawan kebersihan bekerja di balik layar untuk memastikan Alun-Alun Jember tetap bersih, nyaman, dan siap digunakan kembali. (mrf)