Kekeringan Melanda Patrang, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 60 KK
- 16 September 2026
- Dibaca 96 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Patrang, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 60 KK
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 - Kekeringan yang terjadi di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat puluhan keluarga kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama BPBD Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan air bersih.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-8 yang dilakukan pada Rabu, 16 September 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga di Gang Tegal Batu, Lingkungan Patrang Tengah.
Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 08.50 WIB dan tiba pukul 09.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember melakukan pendampingan selama proses distribusi.
Anggota TRC-PB BPBD Kabupaten Jember, M. Qoidul Umam, mengatakan kekeringan terjadi akibat dampak musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih warga semakin terbatas.
“Sebagian sumur warga mulai mengering. Sementara itu, tidak semua warga dapat mengakses jaringan pipanisasi karena jaringan tersebut berbayar dan kemampuan ekonomi warga berbeda-beda,” kata Qoidul berdasarkan laporan penanganan di lapangan.
Menurut dia, warga yang tidak memiliki akses pipanisasi selama ini terpaksa mengambil atau menumpang air kepada warga lain yang masih memiliki akses air.
Berdasarkan pendataan, terdapat 60 kepala keluarga terdampak. Rinciannya, 15 KK di RT 01/RW 08, 12 KK di RT 02/RW 08, 20 KK di RT 03/RW 08, dan 13 KK di RT 04/RW 08.
Untuk menampung bantuan air, di lokasi terdapat tiga tandon milik BPBD dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter serta satu tandon milik warga berkapasitas 1.100 liter.
Dengan penyaluran pada Rabu tersebut, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan ke wilayah tersebut mencapai 40.000 liter hingga 16 September 2026.
Qoidul menjelaskan, distribusi air bersih dilakukan sebagai langkah pemenuhan kebutuhan dasar warga selama kondisi kekeringan berlangsung. Selain menyalurkan air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air.
“Untuk sementara, rekomendasinya distribusi air bersih dilakukan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali,” ujarnya.
Penanganan melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Jember, Lurah Patrang, ketua RW, serta warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.
BPBD juga merekomendasikan agar penanganan lanjutan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di kawasan terdampak. (tgh)