logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Delapan Tandon Disiapkan, 200 KK di Baratan Timur Jadi Sasaran Penanganan Kekeringan

  • 03 November 2026
  • Dibaca 44 Kali
Bagikan Via:
delapan-tandon-disiapkan-200-kk-di-baratan-timur-jadi-sasaran-penanganan-kekeringan-20261103

Delapan Tandon Disiapkan, 200 KK di Baratan Timur Jadi Sasaran Penanganan Kekeringan

JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 – Dampak musim kemarau yang berkepanjangan masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Jember. Kali ini, sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat mengeringnya sumber air warga.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Relawan Indonesia (Relindo) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter pada Selasa, 03 November 2026.

Distribusi air bersih yang merupakan penyaluran ke-29 di wilayah tersebut dilaksanakan mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai pukul 16.00 WIB. Bantuan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah titik yang terdampak kekeringan, khususnya di RW 09 dan RW 11.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, terdapat sekitar 200 KK yang membutuhkan bantuan air bersih. Rinciannya, sebanyak 40 KK di RT 02/RW 09 dan 50 KK di RT 03/RW 09. Sementara di wilayah RW 11, kebutuhan air bersih mencakup sekitar 80 KK di RT 02 dan 30 KK di RT 03.

Kondisi kekeringan di Lingkungan Baratan Timur dilaporkan telah berlangsung sejak Agustus 2026. Persoalan semakin dirasakan warga karena RT 02 dan RT 03 RW 09 belum memiliki jaringan pipanisasi untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Selain itu, sebagian besar sumur milik warga mulai mengering dan menghasilkan air yang keruh. Sungai yang berjarak sekitar 700 meter dari permukiman juga telah mengering sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan sebagai sumber air.

Akibat kondisi tersebut, sebagian masyarakat terpaksa membeli air galon atau air isi ulang. Sementara warga lainnya harus mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Parmuji, menjelaskan bahwa distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas permohonan bantuan dari Kelurahan Baratan serta hasil pemantauan kondisi masyarakat di lapangan.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk upaya penanganan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami bersama Relindo berupaya memastikan ketersediaan air bersih bagi warga, khususnya di wilayah yang sumber airnya mulai mengering,” ujar Parmuji.

Dalam pelaksanaannya, TRC-PB BPBD Kabupaten Jember melakukan koordinasi sekaligus mendistribusikan air bersih di wilayah RW 09. Sementara itu, Relindo membantu penyaluran bantuan di wilayah RW 11.

Untuk mendukung ketersediaan air bagi masyarakat, telah disiapkan delapan unit tandon milik BPBD dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter. Tandon tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis agar lebih mudah dijangkau warga yang membutuhkan.

Selain mendistribusikan air bersih, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya pengelolaan air secara bijak selama musim kemarau.

Berdasarkan rekomendasi hasil kegiatan, distribusi air bersih di Lingkungan Baratan Timur perlu dilanjutkan secara berkala setiap empat hari sekali dengan kapasitas 10.000 liter. BPBD Jember juga merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat Kelurahan Baratan, Relindo, pengurus RT/RW, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Penanganan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam merespons dampak kekeringan serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih selama musim kemarau. (bob)

Galeri Foto