Demokrasi Desa Menggema, Warga Panti Antusias Pilih Anggota BPD
- 22 Juni 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Demokrasi Desa Menggema, Warga Panti Antusias Pilih Anggota BPD
PANTI, 22 JUNI 2026 – Ratusan warga Desa Panti sejak pagi memadati tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di sejumlah dusun di wilayah Desa Panti, Kecamatan Panti, Minggu 21 Juni 2026. Kehadiran masyarakat tersebut untuk menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Panti untuk periode mendatang.
Suasana pesta demokrasi tingkat desa berlangsung hangat dan tertib. Sejak TPS dibuka pada pukul 07.00 WIB, antrean warga yang membawa undangan memilih tampak mengular dengan rapi. Mulai dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, hingga lanjut usia tampak antusias memberikan suara demi menentukan figur yang akan duduk di lembaga perwakilan desa tersebut.
Pelaksanaan pemungutan suara ini merupakan puncak dari rangkaian tahapan yang telah disusun Panitia Pemilihan Anggota BPD Desa Panti. Sebelumnya, panitia telah melaksanakan penjaringan bakal calon, verifikasi administrasi, hingga penetapan calon anggota BPD yang memenuhi persyaratan. Sosialisasi juga dilakukan secara intensif di tingkat dusun guna memastikan masyarakat memahami mekanisme pemilihan, termasuk pentingnya keterwakilan perempuan dalam struktur BPD.
Camat Panti, Hendra Kusuma, bersama jajaran struktural kecamatan turut melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memantau jalannya proses pemungutan suara. Berdasarkan hasil pantauan sementara, tingkat partisipasi masyarakat diperkirakan melampaui target minimum, yang menunjukkan meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya keterlibatan publik dalam pembangunan desa.
“Kami mengapresiasi tingginya kesadaran politik warga Desa Panti. Pemilihan BPD ini merupakan momentum penting karena BPD menjadi mitra strategis kepala desa dalam merumuskan kebijakan, mengawasi penggunaan anggaran, dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujar Hendra di sela pemantauan di salah satu TPS.
BPD memiliki peran penting dalam tata kelola pemerintahan desa. Lembaga ini berfungsi membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung serta menyalurkan aspirasi masyarakat, hingga melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa. Karena itu, figur yang terpilih nantinya dinilai akan sangat menentukan arah pembangunan Desa Panti dalam beberapa tahun ke depan.
Untuk menjamin keterwakilan wilayah secara adil, pemungutan suara dibagi ke dalam beberapa daerah pemilihan (dapil) berbasis dusun. Di setiap TPS, panitia menyediakan bilik suara yang menjamin kerahasiaan pilihan warga serta kotak suara yang disegel sebelum proses pencoblosan dimulai. Setiap calon anggota BPD juga menempatkan saksi guna memantau jalannya pemungutan dan penghitungan suara agar prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil) tetap terjaga.
Persaingan antarcalon dalam pemilihan kali ini tergolong cukup ketat, namun tetap berlangsung sehat. Para calon membawa beragam visi dan program, mulai dari peningkatan infrastruktur pertanian, pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna, optimalisasi pelayanan administrasi desa, hingga penguatan peran perempuan dalam sektor ekonomi kreatif.
Supardi, salah seorang warga Dusun Krajan yang ditemui usai mencoblos, mengungkapkan harapannya terhadap anggota BPD terpilih. Ia berharap wakil masyarakat yang nantinya terpilih benar-benar hadir di tengah warga dan mampu memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Kami membutuhkan wakil yang mau mendengar langsung keluhan masyarakat, seperti persoalan saluran irigasi sawah dan bantuan modal usaha kecil. Semoga yang terpilih nanti amanah dan tidak melupakan janji saat sosialisasi,” ujarnya sambil menunjukkan jari yang telah tercelup tinta biru.
Kelancaran proses pemungutan suara tidak terlepas dari pengamanan aparat gabungan. Personel dari Polsek Panti, Koramil Panti, serta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) disiagakan di setiap TPS guna menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah potensi gesekan antarpendukung.
Setelah pemungutan suara ditutup pada siang hari, proses dilanjutkan dengan penghitungan suara. Antusiasme warga masih terlihat saat petugas membuka dan membacakan surat suara satu per satu. Para saksi dan masyarakat yang hadir tampak mencermati jalannya penghitungan dengan seksama.
Hasil akhir pemungutan suara ini nantinya akan menetapkan sejumlah nama yang berhak mengisi kursi keanggotaan BPD Desa Panti. Anggota BPD terpilih selanjutnya akan menjalani proses pelantikan resmi sebelum mulai bersinergi dengan Pemerintah Desa Panti dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, transparan, dan sejahtera bagi masyarakat. (jha)