logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Derap Langkah dan Cinta Wali Murid Di Balik Gemerlap Jember Fashion Carnival

  • 22 Juli 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
derap-langkah-dan-cinta-wali-murid-di-balik-gemerlap-jember-fashion-carnival-20260722

Derap Langkah dan Cinta Wali Murid Di Balik Gemerlap Jember Fashion Carnival

JEMBER, 22 Juli 2026 - Di bawah gemerlap lampu gedung Pemerintah Kabupaten Jember, irama musik bergema mengiringi langkah tegak ratusan anak dan remaja. Dengan busana megah bertema kebudayaan dan alam, para siswa-siswi mematangkan latihan akhir menjelang gelaran puncak Jember Fashion Carnival (JFC). Namun, di balik kemegahan busana yang menjulang tinggi dan riuh tepuk tangan penonton di sepanjang jalanan kota Jember, tersimpan kisah tentang peluh, kesabaran, serta cinta tanpa batas dari para orang tua yang setia mendampingi setiap jengkal langkah putra-putri mereka.

Persiapan JFC bukanlah proses yang singkat. Rangkaian kategori yang disajikan mulai dari World Kids Carnival yang penuh ceria dan kepolosan, Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) yang mengusung keberagaman budaya, Artwear Carnival yang mengedepankan nilai fungsional estetik, hingga puncaknya di Grand Carnival menuntut stamina fisik dan mental yang luar biasa dari para siswa. Selama berbulan-bulan, para peserta muda ini harus membagi waktu antara bangku sekolah dan jadwal latihan koreografi yang padat.

"Awalnya terasa sangat berat latihan berjalan sambil menopang kostum ini setiap sore. Tapi saya semangat terus karena ibu selalu menemani di pinggir lapangan, membantu memegangi kostum saat istirahat, dan selalu menyiapkan minum," tutur Vanya, siswa SD Karang Rejo 2 sekaligus peserta kategori World Kids Carnival dengan wajah berbinar.

Peran orang tua di balik layar memang tak ternilai. Mereka bertindak sebagai tim pendukung utama merangkai kerangka dan menyulam manik-manik kostum hingga larut malam, merawat kondisi fisik anak, hingga menjadi tempat bersandar saat rasa lelah melanda. Pada kategori Artwear dan Grand Carnival yang membutuhkan ketahanan fisik ekstra untuk menempuh rute parade sejauh beberapa kilometer, hadirnya sosok orang tua di pinggir rute menjadi sumber energi terbesar bagi para peserta.

Bu Tija, salah satu orang tua murid yang mendampingi putrinya di kategori Grand Carnival, tak sanggup menahan rasa bangga saat melihat sang buah hati tampil sempurna di acara puncak. "Melihat anak berani tampil percaya diri di ajang berkelas dunia adalah kebanggaan luar biasa. Rasa lelah bergadang membuat kostum berbulan-bulan serasa sirna begitu melihat senyum bahagianya menyapa penonton," ungkapnya.

Gelaran JFC membuktikan bahwa parade busana internasional ini bukan sekadar tentang kemewahan visual semata. Lebih dari itu, JFC adalah ruang tumbuh bagi ketangguhan karakter anak-anak dan bukti nyata kehangatan ikatan keluarga yang saling menguatkan hingga garis akhir.

Tema Humanity, Earth and Life (HEAL) Jember Fashion Carnival siap dimulai pada tanggal 24-26 Juli 2026, Jember kembali siap dilihat dunia dengan segala upaya semua elemen masyarakat membaur mensukseskan acara ini. (jea)

Galeri Foto