Desa Gunungmalang Gelar Rembuk Stunting, Siapkan Program Prioritas RKP Desa 2027
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 375 Kali
Bagikan Via:
Desa Gunungmalang Gelar Rembuk Stunting, Siapkan Program Prioritas RKP Desa 2027
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Pemerintah Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, menggelar rembuk stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027, Senin 19 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk membahas upaya pencegahan dan penanganan stunting sekaligus merumuskan program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
Rembuk stunting tersebut dihadiri Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., Kepala Desa Gunungmalang, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Sumberjambe Yunus, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan undangan dari Dusun Krajan, Karang Kebon, Ajungbabi, Gayasan, dan Paleran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berdiskusi mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga pendamping, unsur keamanan, hingga masyarakat di tingkat dusun. Masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan warga dan menyusun langkah penanganan yang dapat diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan desa tahun 2027.
Narasumber PLKB Kecamatan Sumberjambe, Yunus, menyampaikan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan kondisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga erat hubungannya dengan pemahaman masyarakat serta kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan atau makanan bergizi, tetapi juga menyangkut pemahaman keluarga dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar orang tua semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang tepat, serta perhatian terhadap tumbuh kembang anak sejak dini,” ujar Yunus.
Ia menekankan, peningkatan pengetahuan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong perubahan perilaku dalam keluarga. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu mengenali faktor risiko stunting dan mengambil langkah pencegahan sejak dini melalui pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia.
Sementara itu, Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P., yang akrab disapa Faroek, mengapresiasi pelaksanaan rembuk stunting sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan desa yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Menurutnya, persoalan stunting perlu mendapat perhatian bersama agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Rembuk stunting ini penting karena menjadi ruang bagi kita untuk menyamakan pemahaman dan menentukan langkah yang bisa dilakukan bersama. Harapannya, usulan yang dibahas tidak berhenti pada perencanaan saja, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gunungmalang,” tutur Faroek.
Pelaksanaan rembuk stunting juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pencegahan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor, penguatan edukasi keluarga, serta perencanaan program yang berkelanjutan hingga tingkat desa.
Melalui forum ini, Pemerintah Desa Gunungmalang diharapkan dapat mengakomodasi masukan dari para peserta sebagai bahan penyusunan RKP Desa Tahun 2027. Dengan perencanaan yang partisipatif dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, upaya pencegahan stunting diharapkan semakin terarah serta mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas. (wd)