logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Distribusi Air Bersih Ketiga Jangkau 325 KK di Kalisat, Antusiasme Warga Warnai Upaya Penanganan Kekeringan

  • 12 Juli 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
distribusi-air-bersih-ketiga-jangkau-325-kk-di-kalisat-antusiasme-warga-warnai-upaya-penanganan-kekeringan-20260713

Distribusi Air Bersih Ketiga Jangkau 325 KK di Kalisat, Antusiasme Warga Warnai Upaya Penanganan Kekeringan

JEMBER, 12 JULI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Lingkungan Hidup (PRKPLH) kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Minggu, 12 Juli 2026. Penyaluran ini merupakan distribusi air bersih yang ketiga sejak wilayah tersebut mengalami krisis air akibat musim kemarau.

Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke dua titik, yakni Dusun Kidul dan Dusun Karangpring. Bantuan tersebut menyasar sekitar 325 kepala keluarga yang selama beberapa pekan terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Tim penanganan BPBD berangkat menuju lokasi pada pukul 13.30 WIB dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Bersama petugas Dinas PRKPLH, air bersih disalurkan ke tandon-tandon yang telah disiapkan pemerintah desa sekaligus langsung dimanfaatkan warga yang telah mengantre dengan membawa berbagai wadah penampung air.

Suasana distribusi berlangsung tertib. Sejak kendaraan tangki tiba, puluhan warga terlihat antusias memenuhi lokasi penyaluran. Mereka membawa jeriken, ember, hingga drum sebagai tempat penampungan air. Kehadiran bantuan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat yang beberapa hari terakhir harus menghemat penggunaan air akibat sumber air yang mulai mengering.

Kepala Dusun (Kasun) setempat, Adis, mengatakan bantuan air bersih sangat membantu masyarakat karena sebagian besar sumur warga mengalami penurunan debit bahkan mengering. Menurutnya, distribusi yang dilakukan secara berkala mampu meringankan beban warga di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

"Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas respons cepat BPBD dan Dinas PRKPLH. Warga sangat terbantu karena kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda. Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa pentingnya bantuan ini," ujarnya.

Sementara itu, Firman Arifianto dari Pusdalops BPBD Kabupaten Jember menjelaskan, pendistribusian dilakukan berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang menemukan adanya kesulitan akses air bersih di sejumlah wilayah Desa Sumberjeruk. Kegiatan ini juga mengacu pada Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan Kabupaten Jember Tahun 2026 serta permohonan resmi dari pemerintah desa.

"BPBD bersama lintas perangkat daerah terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Berdasarkan evaluasi di lapangan, distribusi air bersih direkomendasikan dilakukan setiap dua hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter agar kebutuhan warga tetap dapat terlayani," kata Firman.

Kegiatan yang melibatkan BPBD Jember, Dinas PRKPLH, perangkat desa, RT/RW, dan masyarakat tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Pemerintah berharap kolaborasi seluruh pihak dapat terus menjaga ketersediaan air bersih hingga kondisi kekeringan berakhir. (tgh)

Galeri Foto