logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Doa dan Zikir Kemerdekaan Warga Karang Paiton, Perkuat Akhlak dan Nasionalisme Warga

  • 16 Agustus 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
doa-dan-zikir-kemerdekaan-warga-karang-paiton-perkuat-akhlak-dan-nasionalisme-warga-20260817

Doa dan Zikir Kemerdekaan Warga Karang Paiton, Perkuat Akhlak dan Nasionalisme Warga

JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 - Semangat religius dan nasionalisme berpadu dalam kegiatan doa dan zikir memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Acara ini digelar di Lapangan Desa Karang Paiton, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu 15 Agustus 2026 malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00–22.00 WIB tersebut mengusung tema "Membangun Karakter Generasi Bangsa yang Berakhlak Mulia dan Cinta Tanah Air". Sekitar 150 peserta hadir dengan khidmat, terdiri atas tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta warga Desa Karang Paiton.

Kepala Desa Karang Paiton, Pipit Aris Sudarmono, S.Sos., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si., Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H., serta penceramah K.H. Syaiful Anwar dari Sukorejo, Kecamatan Sukowono.

Turut hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Karang Paiton Bripka Sugeng S., Babinsa Koptu Roni Gigih, serta 11 mahasiswa KKN Kolaboratif.

Rangkaian acara diawali pembukaan dan tawasul yang dipimpin Ustaz Hasan Basri. Suasana kebangsaan makin terasa saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu nasional, disusul pembacaan puisi kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan warga dalam memperingati dua momen penting sekaligus.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat kesehatan sehingga pada malam hari ini dapat berkumpul bersama untuk melaksanakan kegiatan doa dan zikir kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Nino.

Nino menegaskan, acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan atau peringatan kemerdekaan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat karakter masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki keseimbangan antara nilai agama dan semangat kebangsaan.

Ia juga mengajak masyarakat terus mendukung program pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Jember demi peningkatan kesejahteraan.

“Banyak program pemerintah pusat maupun Pemkab Jember yang berpihak kepada masyarakat. Mari kita dukung penuh agar manfaat pembangunan dapat benar-benar dirasakan,” katanya.

Melalui peringatan Maulid Nabi, Nino berharap warga dapat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, momen kemerdekaan diharapkan memupuk rasa syukur, cinta tanah air, dan persatuan.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Paiton Pipit Aris Sudarmono menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia, tokoh agama, pemuda, santri, dan seluruh warga yang berpartisipasi menyukseskan acara.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat. Semoga kita semua mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW dan momen HUT ke-81 RI ini membawa kebaikan bagi kita semua,” tutur Pipit.

Memasuki agenda utama, K.H. Syaiful Anwar menyampaikan tausiah tentang makna kemerdekaan dari perspektif Islam. Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan adalah nikmat besar Allah SWT yang wajib disyukuri dan diisi dengan hal-hal positif.

Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar bebas dari penjajahan fisik, melainkan terbebasnya manusia dari belenggu penghambaan sesama manusia untuk sepenuhnya mengabdi kepada Allah SWT.

“Kemerdekaan harus diisi dengan iman, ilmu, dan amal saleh. Nilai-nilai ini penting untuk membangun generasi yang cerdas secara intelektual, berakhlak, serta peduli terhadap keadilan dan persatuan bangsa,” tegas K.H. Syaiful Anwar.

Ia menambahkan, nilai-nilai Islam sangat selaras dengan semangat kemerdekaan, terutama dalam hal kebebasan, keadilan, dan persaudaraan. Generasi muda pun diimbau menjauhi perilaku yang merusak masa depan bangsa.

Seusai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan Mahallul Qiyam sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, lalu ditutup dengan doa bersama.

Pengamanan acara berjalan ketat dan terpadu melibatkan dua personel Polsek Ledokombo, satu personel Koramil Ledokombo, satu personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, serta 10 personel Linmas Desa Karang Paiton. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (yus)

Galeri Foto