DPMD Jember Dampingi Monev BKK Rp100 Juta untuk Pengembangan BUM Desa Sidomulyo
- 20 Oktober 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
DPMD Jember Dampingi Monev BKK Rp100 Juta untuk Pengembangan BUM Desa Sidomulyo
JEMBER, 20 OKTOBER 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember mendampingi pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Selasa 20 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh PLED Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED) DPMD Provinsi Jawa Timur dengan didampingi DPMD Kabupaten Jember. Lokasi monitoring meliputi Cafe Wisata Pinus, Pujasera, dan Balai Desa Sidomulyo.
Monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program bantuan keuangan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis), sekaligus mendorong tertib administrasi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Desa Sidomulyo menerima bantuan BKK sebesar Rp100 juta untuk pengembangan BUM Desa. Dana tersebut dialokasikan bagi pembangunan pujasera serta pengadaan kelengkapan pendukung lainnya, termasuk bak sampah.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan administrasi belanja barang serta dokumen pertanggungjawaban kegiatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian administrasi dan penggunaan bantuan dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala DPMD Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., menegaskan pentingnya pengelolaan bantuan keuangan desa secara tertib, transparan, dan akuntabel.
“Bantuan keuangan khusus untuk pengembangan BUM Desa harus dikelola sesuai dengan petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku. Administrasi belanja serta dokumen pertanggungjawaban perlu disiapkan dengan baik agar pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Moh. Djamil.
Menurutnya, pendampingan dan monitoring menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintah desa dan pengelola BUM Desa memahami ketentuan penggunaan bantuan. Dengan demikian, pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana, tetapi juga memperhatikan aspek administrasi dan keberlanjutan pengelolaannya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan DPMD Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang dan PSM Bidang Sarana dan Prasarana DPMD Kabupaten Jember, serta bendahara BUM Desa Sidomulyo.
Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pengelola BUM Desa, pelaksanaan bantuan diharapkan berjalan tertib dan sesuai aturan. Keberadaan pujasera beserta fasilitas pendukungnya diharapkan dapat menunjang pengembangan usaha desa dan memperkuat peran BUM Desa dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat. (ach)