logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

DPMD Jember Turut Hadir Saksikan Pembukaan Hari Santri Nasional 2026

  • 11 Oktober 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
dpmd-jember-turut-hadir-saksikan-pembukaan-hari-santri-nasional-2026-20261012

DPMD Jember Turut Hadir Saksikan Pembukaan Hari Santri Nasional 2026

JEMBER, 11 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menggelar pembukaan (opening ceremony) Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, bertempat di Alun-alun Jember. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, nilai-nilai keagamaan, serta kontribusi santri dalam pembangunan daerah.

Pembukaan HSN 2026 tersebut ditujukan kepada jajaran pejabat dan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, mulai dari Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala badan dan dinas, pimpinan rumah sakit daerah, kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten Jember.

Dalam kegiatan tersebut, aparatur sipil negara (ASN) laki-laki mengenakan baju koko putih dan sarung, sedangkan ASN perempuan mengenakan busana muslim putih. Ketentuan pakaian ini turut menghadirkan nuansa religius sekaligus memperkuat identitas peringatan Hari Santri di Kabupaten Jember.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember menjadi bagian dari unsur pemerintah daerah yang diharapkan mendukung kegiatan tersebut. Melalui momentum HSN, semangat kebersamaan dan pengabdian dapat terus diperkuat, termasuk dalam mendorong pemberdayaan masyarakat hingga tingkat desa.

Kepala DPMD Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan nilai-nilai keagamaan, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap masyarakat.

“Peringatan Hari Santri Nasional hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menanamkan nilai-nilai keagamaan, menjaga persatuan, dan meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut juga penting dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Moh. Djamil.

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan peningkatan ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan karakter, kebersamaan, serta partisipasi aktif masyarakat. Nilai gotong royong yang tumbuh dalam kehidupan pesantren dinilai sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat desa.

Karena itu, momentum Hari Santri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Jember.

Melalui pembukaan HSN 2026 di Alun-alun Jember, Pemerintah Kabupaten Jember diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah yang religius, harmonis, dan berdaya.

Bagi DPMD Jember, semangat pengabdian, kebersamaan, dan gotong royong tersebut menjadi nilai penting dalam mendorong kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ach)

Galeri Foto