DTPHP Jember Perkuat Gerakan Pangan Murah di Curahtakir, Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran
- 12 Maret 2026
- Dibaca 249 Kali
Bagikan Via:
DTPHP Jember Perkuat Gerakan Pangan Murah di Curahtakir, Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran
JEMBER, 12 MARET 2026 - Suasana Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Kamis pagi, 12 Maret 2026, tampak lebih hidup dari biasanya. Ratusan warga silih berganti mendatangi gerai-gerai pangan yang mulai buka pukul 08.00 WIB, menyambut gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi strategi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok, terutama menjelang Idulfitri, saat harga-harga cenderung melonjak. Minyak goreng, beras, telur, cabai, dan bawang merah biasanya menjadi komoditas yang mengalami kenaikan signifikan pada momen musiman seperti ini.
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember hadir sebagai penyedia produk langsung dari sumber, memotong rantai distribusi panjang sehingga harga yang diterima konsumen lebih terjangkau dibanding pasar konvensional.
Kepala Bidang Hortikultura DTPHP, Agung, memantau langsung kegiatan ini dan menilai intervensi pasar melalui GPM sangat tepat.
“Kegiatan ini efektif dilakukan di bulan Ramadhan, terutama menjelang hari raya, karena biasanya terjadi kenaikan harga minyak dan produk pertanian seperti beras, cabai, bawang merah, telur, dan daging,” ujarnya.
GPM menargetkan peningkatan daya beli masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Dengan harga bahan pokok di bawah rata-rata pasar, warga Tempurejo bisa berbelanja kebutuhan pokok tanpa membebani anggaran rumah tangga. Kehadiran produk hortikultura unggulan juga membuktikan bahwa hasil bumi Jember mampu memenuhi kebutuhan lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Harapan ke depan, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara lebih serentak di berbagai wilayah di Kabupaten Jember. Dengan jangkauan yang lebih luas dan pelaksanaan yang tersistematis, tujuan pengendalian inflasi daerah dapat memberikan dampak yang lebih maksimal.
Melalui kolaborasi lintas sektoral, Pemerintah Kabupaten Jember optimis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh, di mana masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa dibayang-bayangi keraguan akan stok dan harga pangan di pasaran. (fan)