DWP Bapenda Jember Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Dorong Ekonomi Kreatif
- 24 Mei 2026
- Dibaca 95 Kali
Bagikan Via:
DWP Bapenda Jember Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Dorong Ekonomi Kreatif
JEMBER, 24 MEI 2026 - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember menggelar pertemuan rutin bulanan di Aula Bapenda Jember pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota DWP yang terdiri atas istri aparatur sipil negara (ASN) dan karyawati di lingkungan Bapenda Kabupaten Jember. Pertemuan rutin ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus wadah pemberdayaan perempuan dalam mendukung peran keluarga dan kedinasan.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Bapenda Jember berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan, agar mampu berperan aktif dalam membina keluarga yang harmonis, mandiri, dan sejahtera, serta mendukung tugas dan tanggung jawab suami sebagai ASN.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember, Yessiana Arifa, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa kegiatan DWP rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya penguatan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan Bapenda Jember.
“Organisasi DWP Bapenda ini kami selenggarakan setiap bulan dengan tujuan memperkuat dan memberdayakan sumber daya manusia. Melalui organisasi ini, kami juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Para anggota memperoleh edukasi serta pelatihan keterampilan untuk mengembangkan ide, seperti pengolahan makanan maupun kerajinan, yang nantinya dapat menjadi manfaat bagi keluarganya,” ujarnya.
Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan dan meningkatkan kekompakan antaranggota, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi serta pelatihan keterampilan yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan kemampuan anggota dalam berbagai bidang. Pelatihan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat ekonomi kreatif, meningkatkan kemandirian perempuan, serta memberikan manfaat positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya pertemuan rutin ini, DWP Bapenda Jember diharapkan terus menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan inspiratif dalam mendukung pemberdayaan perempuan di lingkungan pemerintahan. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan mampu menciptakan anggota yang memiliki keterampilan, wawasan, dan inovasi sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi keluarga maupun masyarakat. (rih)