Empat Besar Jawa Timur, Saka Bakti Husada Bangsalsari Tunjukkan Implementasi Krida Lewat Program "Si Cantik"
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Empat Besar Jawa Timur, Saka Bakti Husada Bangsalsari Tunjukkan Implementasi Krida Lewat Program "Si Cantik"
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 - Saka Bakti Husada Bangsalsari menjadi salah satu dari empat besar kabupaten/kota di Jawa Timur dalam implementasi krida Saka Bakti Husada tahun 2026. Capaian tersebut membawa perwakilan Kabupaten Jember menuju tahap penilaian lapangan oleh Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Provinsi Jawa Timur.
Peninjauan lapangan dilaksanakan di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Kamis 27 Agustus 2026. Penilaian dipimpin langsung oleh Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Provinsi Jawa Timur, Malik Afif, S.K.M., M.Kes., bersama tim. Penilaian dilakukan untuk melihat sekaligus memverifikasi secara langsung berbagai implementasi krida yang telah dijalankan oleh anggota Saka Bakti Husada Bangsalsari.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung salah satu program unggulan yang menjadi bagian dari implementasi krida, yaitu Sistem Integrasi Cipta Pangan, Ternak, dan Industri Kreatif Berbasis Limbah atau "Si Cantik". Program ini menggabungkan berbagai kegiatan mulai dari pengelolaan limbah, pemanfaatan lahan, budidaya tanaman, hingga peternakan.
Malik Afif mengapresiasi implementasi yang dilakukan Saka Bakti Husada Bangsalsari. Menurutnya, pengelolaan sampah yang dilakukan telah mampu menghubungkan berbagai krida dalam satu kegiatan yang saling mendukung.
“Kami mengapresiasi, luar biasa sekali. Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kabupaten Jember termasuk empat besar dalam implementasi krida Saka Bakti Husada. Hari ini kami melihat dan memverifikasi implementasi yang sudah dilakukan para anggota Saka Bakti Husada, khususnya di Bangsalsari,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan yang dilakukan Saka Bakti Husada Bangsalsari telah menunjukkan bagaimana berbagai krida dapat berjalan bersama melalui satu isu, yakni pengelolaan sampah.
“Pengelolaan sampah mulai dari pemilahan sampai dengan produksi sudah mencakup seluruh krida yang ada di Saka Bakti Husada,” lanjutnya.
Menurut Malik, potensi yang telah dimiliki Saka Bakti Husada Bangsalsari dapat terus dikembangkan, baik dari sisi produk maupun sistem pengelolaannya. Ia juga berharap program tersebut tidak hanya memberikan manfaat di Bangsalsari, tetapi dapat menjadi contoh bagi wilayah lain.
“Silakan dilanjutkan dan pemanfaatannya bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Tidak hanya pengembangan produk yang sudah dikeluarkan, tetapi prosesnya juga bisa diperbaiki dengan sistem dan manajemen yang lebih baik,” katanya.
Peninjauan ini turut dihadiri Camat Bangsalsari, Kepala Desa setempat, jajaran Polsek dan Koramil, kader, serta unsur pendukung lainnya. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Dengan masuknya Saka Bakti Husada Bangsalsari dalam empat besar tingkat Jawa Timur, implementasi yang telah dilakukan diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu contoh kegiatan kepemudaan yang mampu menggabungkan edukasi kesehatan, kepedulian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. (nay)