TP PKK Wirolegi Raih Juara III di Lomba Cipta Menu, Dorong Jadi Inovasi PMT Bergizi di Posyandu
- 07 Agustus 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
TP PKK Wirolegi Raih Juara III di Lomba Cipta Menu, Dorong Jadi Inovasi PMT Bergizi di Posyandu
JEMBER, 07 AGUSTUS 2026 – Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Wirolegi berhasil meraih Juara III dalam Lomba Cipta Menu yang diselenggarakan oleh TP PKK Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PKK tingkat kecamatan.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi TP PKK Kelurahan Wirolegi untuk terus menghadirkan inovasi dalam penyediaan makanan bergizi dengan tampilan menarik untuk balita di setiap kegiatan Posyandu.
Ketua TP PKK Kelurahan Wirolegi, Yessy Wijayanti, S.E., berharap menu yang ditampilkan dalam perlombaan tidak berhenti sebagai karya lomba semata, tetapi dapat diterapkan sebagai inspirasi dalam penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di setiap pelaksanaan Posyandu.
“Harapan kami, menu yang telah dilombakan ini bisa menjadi inspirasi bagi para kader Posyandu dalam menyiapkan PMT yang sehat, bergizi, bervariasi dan menarik untuk balita. Dengan begitu, kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Kelurahan Wirolegi,” ujarnya, Jumat 07 Agustus 2026.
Saat itu, Kelurahan Wirolegi membuat menu PMT yang terdiri dari kentang, telur, ayam, wortel, dan daun bawang, yang diolah dan dibentuk menyerupai kepala beruang serta bentuk hati.
Menurut Yessy, kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu bergizi merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas PMT yang diberikan kepada balita.
“Selain mudah diterapkan, menu yang bervariasi juga diharapkan dapat meningkatkan selera makan anak sehingga asupan gizinya lebih optimal,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Sumbersari, Dwiyanti Kurnianingsih, S.E., mengatakan, lomba cipta menu tidak hanya menjadi ajang kreativitas. Tetapi juga bertujuan menghasilkan menu bergizi yang dapat diterapkan di masing-masing Posyandu sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita sasaran.
"Kami berharap menu-menu yang dilombakan hari ini tidak berhenti di arena lomba saja, tetapi dapat diterapkan oleh kader-kader PKK dan Posyandu di wilayah masing-masing sebagai PMT bagi balita," ujarnya.
Menurut Dwiyanti, penerapan menu bergizi di Posyandu diharapkan mampu mendukung pemenuhan gizi anak sekaligus menjadi salah satu upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kecamatan Sumbersari.
“Melalui inovasi menu yang mudah dibuat dan memanfaatkan bahan pangan di sekitar, kader Posyandu diharapkan dapat memberikan contoh kepada masyarakat mengenai penyajian makanan bergizi bagi anak,” tutupnya.(fat)