Evaluasi Penilaian, Karnaval Budaya Tegalgede Pasang Timer Digital di Tiap Pos Juri
- 01 Oktober 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi Penilaian, Karnaval Budaya Tegalgede Pasang Timer Digital di Tiap Pos Juri
JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Panitia Karnaval Budaya Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menyiapkan sistem pengawasan waktu berbasis digital untuk memastikan penilaian peserta berlangsung transparan dan tertib. Layar timer berukuran besar akan dipasang di setiap pos penjurian guna memantau durasi penampilan masing-masing defile secara langsung.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi panitia bersama Lurah dan unsur Tiga Pilar Kelurahan Tegalgede di Pendopo Kelurahan Tegalgede, Rabu, 30 September malam. Pertemuan itu membahas tata tertib, teknis pelaksanaan, serta pembagian tugas masing-masing personel menjelang Karnaval Budaya Tegalgede 2026 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 17 Oktober 2026.
Penerapan timer digital merupakan tindak lanjut evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya yang sempat diwarnai kesalahpahaman terkait durasi penampilan peserta. Tahun ini, setiap defile mendapatkan alokasi waktu tepat tujuh menit. Hitungan mundur dimulai ketika musik pengiring berbunyi.
Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM, mengatakan koordinasi bersama panitia dan unsur Tiga Pilar menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
“Evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya menjadi bahan perbaikan bagi kami. Tahun ini, sistem pengawasan waktu dibuat lebih terbuka melalui pemasangan timer di setiap pos penjurian. Dengan begitu, peserta maupun masyarakat dapat melihat langsung durasi penampilan sehingga proses penilaian berlangsung lebih tertib, transparan, dan adil,” ujarnya.
Menurut Shierley, karnaval bukan sekadar ajang pertunjukan budaya, tetapi juga ruang kebersamaan dan kreativitas masyarakat. Karena itu, seluruh unsur penyelenggara diharapkan menjalankan tugas secara terkoordinasi agar kegiatan berlangsung aman, lancar, dan meriah.
Selain di titik penjurian, layar kontrol waktu juga disiapkan di garis start untuk mengatur keberangkatan kontingen agar jadwal tidak meleset dari estimasi. Panitia membagi personel di garis start, pos penjurian kedua hingga keempat, serta garis finish.
Setiap titik akan dilengkapi stage manager, desk crew, time keeper, dan koordinator lapangan (korlap). Dua korlap disiapkan di masing-masing titik untuk mengawal sterilisasi jalur, mengatur pergerakan peserta sebelum dan sesudah tampil, serta berkoordinasi dengan warga sekitar.
Pada prosesi pembukaan, panitia menyiapkan seremoni pemotongan tali spanduk dan pelepasan balon udara di garis start. Sementara rangkaian kegiatan di garis finish direncanakan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Kelurahan Tegalgede agar dapat diikuti masyarakat luas.
Untuk mendukung keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, panitia juga berkoordinasi dengan Polres, Dinas Perhubungan, TNI, dan Satpol PP. Rekayasa lalu lintas disiapkan melalui penutupan serta pengalihan arus di sejumlah persimpangan, meliputi Jalan Kembaran, Jalan Nanas, Jalan Danau, dan Jalan Mastrip.
Dengan koordinasi lintas sektor dan pembenahan sistem penjurian tersebut, Karnaval Budaya Tegalgede 2026 diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus mempererat kebersamaan warga melalui semangat bersama, berkarya, dan memeriahkan Tegalgede. (sar)