GERAKAN PENGENDALIAN HAWAR DAUN BAKTERI TANAMAN PADI DI KELOMPOK TANI MARGO RAHAYU DESA PONTANG – AMBULU
- 05 Maret 2025
- Dibaca 1544 Kali
Bagikan Via:
GERAKAN PENGENDALIAN HAWAR DAUN BAKTERI TANAMAN PADI DI KELOMPOK TANI MARGO RAHAYU DESA PONTANG – AMBULU
GERAKAN PENGENDALIAN HAWAR DAUN BAKTERI TANAMAN PADIDI KELOMPOK TANI MARGO RAHAYU DESA PONTANG AMBULU
Angin yang berhembus cukup kencang yang terjadi saat ini, menyebabkan daun tanaman padi menjadi rusak (terkoyak atau pecah ujung daunnya). Hal ini menyebabkan tanaman padi rentan terinfeksi Bakteri Xanthomonas oryzae yang menyebabkan penyakit Hawar Daun Bakteri. Secara visual gejala yang ditunjukkan oleh tanaman padi yang terserang penyakit Hawar Daun Bakteri adalah adanya tepi daun yang menguning dari ujung daun terus kebawah. Pada tingkat serangan yang parah (tidak terkendali) penyakit ini menyebabkan daun padi mengering. Penurunan hasil yang disebabkan oleh penyakit ini bisa sampai 40% atau bahkan bisa gagal panen bila penyakit ini tidak dikendalikan.
Dengan kondisi tersebut diatas maka pada Hari Senin, 03 Maret 2025 di Kelompok Tani Margo Rahayu Desa Pontang Kecamatan Ambulu Dilaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Penyakit Hawar Daun Bakteri. Kegiatan ini dipandu oleh penyuluh pertanian setempat dan Petugas POPT Kecamatan Ambulu serta diikuti oleh pengurus dan anggota kelompok tani. Kegiatan ini merupakan kegiatan stimulus dengan menggunakan pestisida bantuan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember. Artinya jika dikemudian hari akan kegiatan penyemprotan ulang, maka petani harus melakukannya secara swadaya.
Harapan dengan adanya kegiatan ini kondisi OPT dapat dikendalikan dengan baik, sehingga tanaman padi dapat berproduksi dengan maksimal. Apalagi pemerintah juga sudah menentukan HPP gabah sebesar Rp. 6500,- per Kg padi kering sawah (tanpa rafraksi). Sehingga diharapkan pendapatan petani juga akan lebih baik dan program ketahanan pangan dapat terwujud