Guru Ngaji Kebonsari Gembira Honor Tahap Dua Cair Jelang Hari Raya
- 16 Maret 2026
- Dibaca 364 Kali
Bagikan Via:
Guru Ngaji Kebonsari Gembira Honor Tahap Dua Cair Jelang Hari Raya
JEMBER, 16 MARET 2026 – Para guru ngaji di wilayah Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menyambut gembira pencairan honor tahap dua yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Sumbersari, Senin, 16 Maret 2026. Pencairan ini sangat dinantikan masyarakat, terutama karena bertepatan menjelang hari raya, sehingga menjadi berkah tambahan bagi para pengajar agama.
Imam Hambali, guru ngaji asal Kelurahan Kebonsari, mengaku bersyukur atas realisasi yang telah lama ditunggu. “Alhamdulillah, apa yang kami tunggu akhirnya cair juga. Terima kasih kepada Bapak Bupati Gus Fawait. Honor ini bisa buat membantu kebutuhan orang rumah untuk hari raya,” ujar Imam usai menerima haknya.
Pencairan tahap dua melibatkan 115 guru ngaji yang tersebar di tujuh kelurahan se-Kecamatan Sumbersari. Tahap pertama sebelumnya telah dicairkan langsung di kelurahan masing-masing. Program ini inklusif, tidak hanya untuk guru ngaji muslim, tetapi juga nonmuslim (Nonis). Salah satunya Anita, yang akrab disapa Nita, beragama Kristen Protestan.
“Saya sangat senang dengan adanya pencairan honor guru ngaji, baik muslim maupun nonmuslim. Terima kasih kepada Gus Fawait karena telah memberikan kesempatan kepada kami untuk sama-sama merayakan hari raya. Semoga Gus Bupati selalu amanah dan dipercaya masyarakat,” kata Nita penuh haru.
Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP, MM, yang mendampingi proses pencairan, menyatakan kegembiraannya. “Saya ikut senang dengan pencairan ini. Total ada 115 warga dari tujuh kelurahan. Ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji yang telah mengabdikan diri mendidik anak-anak dalam keagamaan,” tutur Deni.
Pencairan honor guru ngaji ini diinisiasi Bank Jatim Cabang Jember bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para guru yang mengajar secara sukarela di TPA/TPQ dan tempat ibadah.
Masyarakat, khususnya guru ngaji di Kelurahan Kebonsari dan sekitarnya, berharap program serupa terus berlanjut serta nilai insentifnya dapat ditingkatkan. Pencairan tahap dua ini pun menjadi momen kebahagiaan bersama menjelang hari raya keagamaan. (aji)