Hadiri Latihan Paskibra, Camat Silo Bagas Wahyudi Tanamkan Semangat Pantang Menyerah
- 24 Juli 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Hadiri Latihan Paskibra, Camat Silo Bagas Wahyudi Tanamkan Semangat Pantang Menyerah
JEMBER, 24 JULI 2026 – Semangat nasionalisme dan kedisiplinan terus digembleng. Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E. hadir meninjau langsung latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibra Kecamatan Silo di Lapangan Sempolan, Kecamatan Silo, pada Selasa, 23 Juli 2026.
Latihan yang diikuti puluhan pelajar pilihan SMPN se-Kecamatan Silo ini merupakan persiapan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Silo pada 17 Agustus mendatang. Sejak pukul 07.00 WIB, para calon Paskibra sudah memadati lapangan untuk menjalani latihan baris-berbaris, tata upacara, ketangkasan, dan pembinaan mental.
Kehadiran Camat Silo di tengah-tengah peserta latihan disambut antusias oleh para pelatih, pembina, dan seluruh anggota Paskibra. Ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kecamatan Silo terhadap proses kaderisasi generasi muda yang akan mengemban tugas negara.
Dalam arahannya, Camat Silo menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta. "Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan hadir meninjau langsung latihan Paskibra Kecamatan Silo di Lapangan Sempolan."
Ia menegaskan bahwa anggota Paskibra memikul tanggung jawab besar sebagai representasi bangsa di tingkat kecamatan.
"Adik-adik Paskibra ini adalah duta bangsa dan duta Kecamatan Silo. Saya berpesan agar dalam latihan selalu junjung tinggi disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah. Karena tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih membutuhkan fisik yang kuat, mental yang tangguh, dan jiwa nasionalisme yang tinggi."
Menurut Bagas Wahyudi, latihan Paskibra bukan hanya melatih fisik dan gerakan. Lebih dari itu, ini adalah proses pembentukan karakter. Panas terik, lelah, dan waktu latihan yang panjang adalah bagian dari tempaan agar lahir generasi yang kuat dan berintegritas.
"Pantang menyerah itu kuncinya. Ketika nanti berdiri di depan ribuan masyarakat pada 17 Agustus, yang dibutuhkan bukan hanya hafal gerakan, tapi keberanian dan keyakinan bahwa kita sedang menjalankan tugas untuk bangsa," ujarnya.
Camat Silo juga mengingatkan pentingnya kekompakan. Satu kesalahan kecil dalam formasi bisa berdampak pada keseluruhan. Oleh karena itu, komunikasi, saling percaya, dan kerja sama tim harus terus diasah selama masa pelatihan.
"Jadilah tim yang solid. Jaga satu sama lain. Suksesnya pengibaran bendera adalah suksesnya kita semua," pesannya.
Pemerintah Kecamatan Silo berkomitmen untuk mengawal penuh persiapan Paskibra tahun ini. Dukungan diberikan mulai dari koordinasi dengan pihak sekolah, penyediaan sarana latihan, hingga pemantauan kesehatan anggota.
"Kami dari Pemerintah Kecamatan Silo akan terus mendukung penuh persiapan Paskibra. Mari kita doakan bersama semoga pada 17 Agustus nanti adik-adik dapat menjalankan tugas dengan lancar, khidmat, dan membanggakan nama Kecamatan Silo," ungkapnya.
Bagas Wahyudi juga menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah terlibat aktif dalam pembinaan. Peran pelatih, pembina, guru, hingga dukungan orang tua dinilai sangat vital agar para peserta tetap semangat dan tidak putus di tengah jalan.
"Terima kasih kepada para pelatih, pembina, dan orang tua yang sudah mendampingi. Terus semangat berlatih adik-adik. Kalian hebat."Tutupnya
Suasana di Lapangan Sempolan terlihat khidmat namun penuh semangat. Teriakan komando, langkah tegas, dan kekompakan barisan menjadi pemandangan yang membanggakan.
Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang terus dipupuk, diharapkan Paskibra Kecamatan Silo dapat melaksanakan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dengan sempurna. Momen 17 Agustus nanti bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi bukti bahwa generasi muda Silo siap menjadi penerus perjuangan bangsa. (nov)