logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Harga Ayam dan Telur di Jember Turun Tipis, Pasar Mulai Stabil

  • 30 Maret 2026
  • Dibaca 1080 Kali
Bagikan Via:
harga-ayam-dan-telur-di-jember-turun-tipis-pasar-mulai-stabil-20260330

Harga Ayam dan Telur di Jember Turun Tipis, Pasar Mulai Stabil

JEMBER, 30 MARET 2026 – Harga bahan pokok penting (bapokting), khususnya daging ayam ras dan telur ayam, di Kabupaten Jember mulai menunjukkan tren penurunan pasca Hari Raya Idulfitri. Namun, penurunan harga tersebut masih tergolong terbatas dan belum terlalu signifikan di tingkat pasar tradisional.

Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember di sejumlah pasar tradisional, harga daging ayam mengalami penurunan berkisar antara Rp2.000 hingga Rp6.000 per kilogram. Saat ini, harga ayam potong berada di kisaran Rp32.000 hingga Rp40.000 per kilogram, tergantung lokasi pasar dan kualitas barang.

Selain daging ayam ras, harga telur ayam juga mengalami penurunan, meskipun tidak terlalu besar. Dari hasil pantauan yang sama, harga telur turun sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per kilogram. Adapun harga telur ayam saat ini berada di kisaran Rp28.000 hingga Rp32.000 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Diskopumdag Kabupaten Jember, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penurunan harga ini merupakan fenomena yang wajar terjadi setelah meningkatnya permintaan selama periode Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, setelah momen hari besar keagamaan, tingkat konsumsi masyarakat cenderung menurun sehingga berdampak pada penyesuaian harga di pasaran.

“Permintaan masyarakat biasanya meningkat menjelang dan saat Lebaran. Setelah itu, permintaan mulai turun, sehingga harga ikut menyesuaikan. Namun, penurunannya tidak terlalu signifikan karena pasokan tetap terjaga,” ujarnya.

Diskopumdag Kabupaten Jember terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga bahan pokok di pasar tradisional. Langkah ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan pasokan bagi masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Dengan adanya tren penurunan harga ini, diharapkan dapat memberikan sedikit keringanan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, meskipun fluktuasi harga masih berpotensi terjadi tergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di pasar. (za)

Galeri Foto