logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Home Care Jember Dampingi Holifatul Hasanah, Ibu Hamil Risiko Tinggi

  • 09 Oktober 2026
  • Dibaca 132 Kali
Bagikan Via:
home-care-jember-dampingi-holifatul-hasanah-ibu-hamil-risiko-tinggi-20261009

Home Care Jember Dampingi Holifatul Hasanah, Ibu Hamil Risiko Tinggi

Home Care Jember Dampingi Holifatul Hasanah, Ibu Hamil Risiko Tinggi di Cumedak

JEMBER, 9 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui program Home Care terus berupaya menjangkau kelompok rentan, termasuk ibu hamil risiko tinggi yang membutuhkan pemantauan dan pendampingan sesuai kondisi kehamilan. Dalam kegiatan di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe, Jumat (9/10/2026), tim melakukan kunjungan kepada Holifatul Hasanah, ibu hamil yang diperkirakan akan menjalani persalinan pada Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim Kecamatan Sumberjambe bersama tim Puskesmas dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember. Sebelum menuju lokasi sasaran, tim terlebih dahulu berkoordinasi di Puskesmas Sumberjambe, kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 08.30 WIB untuk melaksanakan rangkaian kunjungan Home Care.

Holifatul Hasanah, yang lahir pada 1 Juli 2000, menjadi salah satu sasaran pendampingan dalam kegiatan tersebut. Kondisi tekanan darah dan riwayat kehamilan sebelumnya menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pemantauan kehamilannya. Dengan perkiraan persalinan pada bulan Oktober 2026, pemeriksaan kehamilan secara berkala menjadi penting untuk mengetahui kondisi ibu dan janin serta menentukan langkah penanganan sesuai hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan arahan agar Holifatul Hasanah segera kembali melakukan pemeriksaan kehamilan dan mendatangi Puskesmas apabila mengalami keluhan. Langkah ini diharapkan membantu memastikan kondisi kehamilan terpantau dengan baik, terlebih ketika persalinan diperkirakan semakin dekat.

Camat Sumberjambe, Umar Faroek, menyampaikan bahwa pendampingan terhadap ibu hamil risiko tinggi memerlukan perhatian dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta keluarga. Menurutnya, informasi mengenai kondisi sasaran perlu ditindaklanjuti dengan mendorong pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

“Bagi ibu hamil yang memiliki faktor risiko, pemeriksaan kehamilan tidak boleh ditunda, terlebih jika waktu persalinan sudah semakin dekat. Kami mengimbau agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas dan tidak menunggu sampai keluhan bertambah. Melalui Home Care, kami berupaya membantu menjangkau warga yang membutuhkan perhatian dan mendorong agar mereka mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan,” ujar Faroek.

Pelaksanaan Home Care ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam memperluas jangkauan pelayanan kepada kelompok rentan. Pendekatan langsung diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung akses pelayanan kesehatan.

Melalui pendampingan Holifatul Hasanah di Desa Cumedak, pemerintah berharap kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur semakin meningkat. Koordinasi dengan Puskesmas dan kepatuhan terhadap anjuran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan ibu dan bayi hingga proses persalinan.

(wd)

Galeri Foto