Pemkab Nganjuk Studi Referensi Pengelolaan Sampah ke Pemkab Jember
- 22 September 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Nganjuk Studi Referensi Pengelolaan Sampah ke Pemkab Jember
JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melakukan studi referensi ke Pemerintah Kabupaten Jember dalam rangka memperkuat pengelolaan persampahan, khususnya terkait rencana pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Sampah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Selasa 22 September 2026. Rombongan Pemerintah Kabupaten Nganjuk berjumlah 25 orang dan hadir untuk mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan pembentukan serta pengelolaan BLUD Persampahan di Kabupaten Jember.
Berdasarkan surat yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, kegiatan studi referensi ini merupakan bagian dari pemenuhan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Program Tata Lingkungan dan Sosial Kementerian Dalam Negeri. Salah satu tahapan yang menjadi perhatian adalah terbentuknya BLUD Pengelolaan Sampah.
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember turut menjadi bagian penting dalam kegiatan berbagi referensi dan pengalaman mengenai pengelolaan persampahan.
Selain DPRKPLH, dari Pemerintah Kabupaten Jember kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bagian Organisasi, Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Bagian Hukum, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Kehadiran sejumlah perangkat daerah tersebut menunjukkan bahwa pembentukan BLUD pengelolaan sampah membutuhkan koordinasi lintas sektor. Tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis persampahan, tetapi juga menyangkut kelembagaan, regulasi, administrasi pembangunan hingga pengelolaan keuangan daerah.
Kepala Bidang Kebersihan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DPRKPLH Jember, Arif Rahman Nuya, S.T., menyambut positif kunjungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk tersebut. Menurutnya, kegiatan studi referensi menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi persoalan persampahan.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan informasi mengenai pengelolaan sampah. Harapannya, apa yang didiskusikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi referensi dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang semakin baik,” ujar Nuya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah membutuhkan komitmen bersama dan dukungan dari berbagai unsur pemerintahan. Dengan adanya pertukaran pengalaman antardaerah, setiap pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
Studi referensi tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk diharapkan dapat terus membangun komunikasi dan kerja sama dalam mendorong pengelolaan persampahan yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.(SLT)