Home Care Jemput Bola di Paseban, Tiga Warga dengan Penyakit Kronis Dapat Pendampingan Langsung
- 16 Oktober 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Home Care Jemput Bola di Paseban, Tiga Warga dengan Penyakit Kronis Dapat Pendampingan Langsung
JEMBER, 16 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik dan kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Melalui program Home Care, tim kesehatan mengunjungi tiga warga dengan kondisi kesehatan kronis di Dusun Bulurejo, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jumat 16 Oktober 2026.
Ketiga warga yang mendapatkan kunjungan tersebut adalah Ny. Girah (76), Ny. Harsini, dan Tn. Rasit. Mereka memiliki kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus serta pendampingan dalam menjalani pengobatan dan pemulihan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini melibatkan Kepala Puskesmas Cakru Takril Budi bersama tujuh tenaga kesehatan, dua petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), tiga perangkat Desa Paseban, serta Hendrik selaku LRT. Sebelum turun ke rumah warga, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan unsur terkait.
Kunjungan pertama menyasar Ny. Girah, yang mengalami retak tulang panggul kiri setelah terjatuh sekitar lima bulan lalu. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan berjalan dan belum mampu bertumpu pada kedua kaki secara mandiri. Selain itu, ia juga memiliki riwayat hipertensi dan selama ini dibantu anaknya yang tinggal serumah.
Tim kemudian mendatangi rumah Ny. Harsini, yang mengalami stroke sekitar enam bulan lalu. Serangan tersebut menyebabkan kelemahan pada tubuh bagian kiri sehingga membatasi aktivitas sehari-harinya. Meski demikian, ia tetap berupaya menjalani pengobatan dan terapi dengan harapan kondisi fisiknya berangsur membaik.
Sementara itu, Tn. Rasit mengalami kelemahan mendadak pada seluruh tubuh sejak sekitar dua bulan terakhir. Ia masih menjalani pengobatan secara rutin dengan dukungan keluarga yang turut mengantarkan untuk mendapatkan pelayanan medis dan terapi sesuai kebutuhan.
Kepala Puskesmas Cakru Takril Budi menegaskan bahwa pelayanan Home Care tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi juga perlu diikuti pemantauan kondisi pasien dan pendampingan secara berkelanjutan.
“Melalui kunjungan langsung ke rumah, kami dapat mengetahui kondisi pasien secara lebih dekat, termasuk keterbatasan yang mereka alami dan kebutuhan pelayanan kesehatannya. Bagi pasien dengan penyakit kronis maupun gangguan mobilitas, pendampingan tidak cukup dilakukan sekali, tetapi perlu ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing,” ujar Takril Budi.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam mendukung proses perawatan, terutama bagi pasien stroke dan warga yang belum mampu melakukan aktivitas secara mandiri.
“Keluarga memiliki peran penting dalam memastikan pasien menjalani pengobatan dan terapi sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kami berharap komunikasi dengan keluarga tetap terjaga sehingga perkembangan kondisi pasien dapat dipantau dan kebutuhan pelayanan berikutnya bisa dikoordinasikan,” tambahnya.
Camat Kencong Leon Lazuardy,, menyampaikan bahwa program Home Care menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, terutama warga yang menghadapi keterbatasan fisik dan membutuhkan perhatian khusus.
“Program Home Care ini sangat penting karena pelayanan kesehatan harus bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga yang kesulitan datang langsung ke fasilitas kesehatan. Kami berharap melalui sinergi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, warga yang membutuhkan dapat teridentifikasi dan memperoleh pendampingan sesuai kondisinya,” ujar Leon.
Menurutnya, peran pemerintah desa dan lingkungan setempat juga diperlukan untuk membantu memantau kondisi warga, menyampaikan informasi apabila terdapat kebutuhan pelayanan lanjutan, serta memastikan koordinasi dengan petugas kesehatan berjalan baik.
“Harapannya, pendampingan ini tidak berhenti pada kunjungan saja. Perkembangan kondisi warga perlu menjadi perhatian bersama, dengan tetap mengutamakan kebutuhan pasien dan koordinasi dengan tenaga kesehatan. Dengan begitu, pelayanan dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.
Program Home Care Pemkab Jember merupakan upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat yang mengalami hambatan untuk menjangkau fasilitas medis secara mandiri. Penentuan sasaran penerima layanan dilakukan berdasarkan sejumlah sumber informasi, di antaranya laporan melalui kanal Wadul Guse dan data Dinas Sosial. (Gfr)