Home Care Kecamatan Bangsalsari, Camat Ajak Warga Aktif Melaporkan Kasus Sosial
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Home Care Kecamatan Bangsalsari, Camat Ajak Warga Aktif Melaporkan Kasus Sosial
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Bangsalsari bersama Puskesmas Bangsalsari dan sejumlah unsur lintas sektor melaksanakan kegiatan Home Care dengan mendatangi Mat Yasin, warga Dusun Dukuh II, Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari, Jumat 23 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah. Tim berkumpul di Puskesmas Bangsalsari sebelum bergerak menuju lokasi sasaran di Desa Banjarsari.
Kegiatan ini diikuti Camat Bangsalsari, Ketua TP PKK Kecamatan Bangsalsari, Kepala Desa Banjarsari beserta staf, unsur organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu dari Inspektorat dan Bagian Organisasi, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Bangsalsari beserta jajaran, operator BSPS RTLH Desa Banjarsari, LRT Desa Banjarsari, pendamping PKH tingkat kecamatan dan desa, Koordinator Kecamatan LSN Bangsalsari, serta bidan Desa Banjarsari.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor untuk melihat kebutuhan warga secara langsung dan mengidentifikasi tindak lanjut yang dapat dilakukan sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Bangsalsari, Beny Armindo Ginting, S.STP., mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu pintu penting agar kondisi warga yang membutuhkan bantuan dapat diketahui lebih cepat dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
“Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan warga yang membutuhkan perhatian pemerintah, segera koordinasikan dengan pengurus RT/RW atau perangkat desa setempat. Warga juga dapat menyampaikan langsung kepada pihak kecamatan atau melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e, sehingga laporan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan instansi terkait,” pesan Beny.
Ia menegaskan, kepedulian lingkungan dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah dapat membantu mempercepat identifikasi persoalan sosial. Dengan demikian, warga yang membutuhkan pendampingan tidak harus menunggu hingga kondisinya semakin sulit.
Kepala Desa Banjarsari, Naning Roniani, S.E., menyampaikan terima kasih kepada tim Home Care Kecamatan Bangsalsari yang telah hadir untuk memberikan perhatian kepada warganya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atau Gus Fawait, atas program pelayanan yang memungkinkan pemerintah dan petugas terkait menjangkau masyarakat secara langsung.
"Saya tidak mau bilang Semua Karena Cinta, tapi Banjarsari Cinta Gus Fawait," kata Naning.
Apresiasi tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan bagi warga yang membutuhkan perhatian.
Kegiatan Home Care di Desa Banjarsari ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait dalam mendekatkan pelayanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat, khususnya warga yang menghadapi hambatan untuk mengakses pelayanan secara mandiri.
Melalui pendekatan langsung ke rumah warga, pemerintah dapat memperoleh gambaran kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang perlu dikoordinasikan lebih lanjut. Kegiatan ini juga membutuhkan dukungan pemerintah desa dan unsur pendamping agar informasi mengenai kondisi warga dapat disampaikan kepada instansi yang tepat.
Pelaksanaan kegiatan tersebut berkesinambungan dengan Home Care di Desa Badean pada Jumat (16/10/2026), ketika tim lintas sektor mengunjungi seorang lansia yang tinggal sendiri dan mengalami kesulitan berdiri serta berjalan. Dalam kegiatan sebelumnya, tim melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat-obatan, serta mendata kebutuhan alat bantu jalan dan kemungkinan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).
Kedua kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan pelayanan langsung, pendataan kebutuhan warga, dan koordinasi lintas sektor. Namun, tindak lanjut setiap kasus tetap disesuaikan dengan hasil pemeriksaan, verifikasi, dan ketentuan program yang berlaku.
Melalui kegiatan Home Care, Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berharap koordinasi antara masyarakat, RT/RW, pemerintah desa, puskesmas, dan perangkat daerah semakin kuat. Peran aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi juga diperlukan agar warga yang membutuhkan perhatian dapat segera teridentifikasi.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari mengajak masyarakat untuk menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta memanfaatkan saluran pelaporan yang tersedia apabila menemukan persoalan sosial yang membutuhkan penanganan pemerintah.
Dengan sinergi tersebut, pelayanan diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan dapat ditindaklanjuti berdasarkan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku. (yun)