Home Care Sambangi Rumah Kasiani di Kencong, Keluhan Kaki Sulit Berjalan Jadi Perhatian Tim Medis
- 02 Oktober 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Home Care Sambangi Rumah Kasiani di Kencong, Keluhan Kaki Sulit Berjalan Jadi Perhatian Tim Medis
JEMBER, 02 AGUSTUS 2026 — Kondisi Kasiani, warga RT 001/RW 036 Dusun Kamara, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, menjadi perhatian tim Home Care saat melakukan kunjungan pelayanan kesehatan, Jumat, 2 Oktober 2026.
Kasiani mengeluhkan kondisi kaki yang tidak mampu digunakan berjalan dalam waktu lama. Keluhan tersebut disertai tremor dan rasa linu, sehingga aktivitasnya menjadi terganggu.
Kondisi Kasiani kemudian mendapat perhatian langsung dari tim Home Care yang datang ke kediamannya. Pemeriksaan dilakukan di rumah sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mencatat tekanan darah Kasiani berada pada angka 150/90 mmHg. Sementara pemeriksaan lainnya menunjukkan gula darah acak 125 mg/dL, kolesterol 162 mg/dL, dan asam urat 4,0 mg/dL.
Setelah pemeriksaan, tim memberikan terapi berupa ibuprofen, amlodipin, dan kalsium, sesuai hasil evaluasi dan kebutuhan pelayanan kesehatan saat kunjungan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Camat Kencong Leon Lazuardy, S.T. bersama Ibu Erani Leon. Hadir pula Kepala Puskesmas Kencong beserta tim tenaga kesehatan/Home Care serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Sumber Daya Manusia.
Bagi Kasiani, kehadiran tim Home Care di rumah menjadi bentuk pelayanan yang memudahkan dirinya memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Camat Kencong Leon Lazuardy, S.T. mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan warga yang memiliki keluhan kesehatan mendapatkan perhatian dan pelayanan.
“Ketika ada warga yang membutuhkan pelayanan, kita berupaya hadir dan melihat kondisinya secara langsung. Seperti Ibu Kasiani ini, keluhannya kita periksa dan kita koordinasikan dengan tenaga kesehatan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhannya,” ujar Leon.
Menurutnya, pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah juga memungkinkan kondisi warga diketahui secara lebih dekat. Dengan demikian, penanganan dan pemantauan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kondisi masing-masing warga.
Sementara itu, keluhan kaki sulit berjalan dalam waktu lama, tremor, dan rasa linu yang dialami Kasiani menjadi perhatian tim untuk terus memantau perkembangan kondisinya.
Home Care tidak sekadar mendatangi rumah warga, tetapi menjadi cara untuk memastikan warga yang membutuhkan tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Bagi Kasiani, kunjungan itu berarti perhatian datang langsung ke depan rumahnya. (Gfr)