Matangkan Proyek Flyover, Bupati Jember Susun Tim Perencanaan
- 25 April 2026
- Dibaca 547 Kali
Bagikan Via:
Matangkan Proyek Flyover, Bupati Jember Susun Tim Perencanaan
JEMBER, 25 APRIL 2026 - Progres pembangunan flyover di perempatan Mangli terus dimatangkan. Bahkan, Bupati Jember telah membentuk dan menyusun tim perencanaan untuk masing-masing pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan dalam program Pro Gus’e Update yang digelar pada Rabu, 23 April 2026 malam. Pernyataan itu merespons kekhawatiran masyarakat yang pesimistis proyek flyover dapat dikerjakan tahun ini.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Proyek flyover dan pelebaran jalan nasional, mulai dari Tanggul hingga Mangli, tetap on the track dan dilaksanakan tahun ini. Saat ini, kami sudah mulai menyusun tim perencanaan untuk proyek flyover dan pelebaran jalan dari Tanggul sampai Mangli sepanjang 30 kilometer,” ujar Muhammad Fawait.
Ia menegaskan, tidak hanya proyek flyover, tim perencanaan untuk proyek pelebaran jalan nasional juga telah mulai disusun.
Selain itu, Bupati menyatakan bahwa tim perencanaan untuk proyek Pasar Tanjung dan Jalur Lintas Selatan (JLS) juga telah dibentuk dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun ini.
“Tidak hanya proyek flyover dan pelebaran jalan nasional, kami juga sudah membentuk tim perencanaan untuk proyek Pasar Tanjung dan JLS. Insyaallah, tahun ini proyek tersebut juga mulai dikerjakan. Untuk JLS, kami sudah melakukan komunikasi intensif lintas sektor dengan pemerintah pusat,” paparnya.
Untuk pembangunan flyover dan pelebaran jalan nasional, pekerjaan dijadwalkan dimulai pada 2026 dan diperkirakan rampung pada 2029.
Proyek flyover di perempatan Mangli, Jember, direncanakan memiliki panjang 1,1 kilometer dengan tujuan mengurai kemacetan di kawasan gerbang Kota Jember.
Bahkan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadikan proyek flyover ini sebagai prioritas dan mendukung penuh dengan mengucurkan anggaran senilai Rp800 miliar.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap, dengan terealisasinya proyek tersebut, konektivitas antarwilayah dapat semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor perdagangan dan distribusi barang yang selama ini kerap terhambat kemacetan di kawasan Mangli. (al)