Home Care Sambangi Warga dan Pesantren di Bintoro, Pelayanan Kesehatan Hadir dari Rumah ke Rumah
- 25 September 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Home Care Sambangi Warga dan Pesantren di Bintoro, Pelayanan Kesehatan Hadir dari Rumah ke Rumah
JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 - Pelayanan kesehatan tak selalu harus menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, layanan Home Care kembali hadir menyapa masyarakat secara langsung melalui kunjungan dari rumah ke rumah.
Kegiatan Home Care pada Jumat (25/9/2026) dilaksanakan bersama Puskesmas Banjarsengon dan Kecamatan Patrang. Sejumlah sasaran dikunjungi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar serta pendampingan sesuai kondisi masing-masing.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kunjungan adalah Pondok Pesantren Rhoudotul Ulum, yang turut menjadi tempat pelayanan bagi sejumlah warga dan keluarga di lingkungan pesantren.
Salah satu sasaran, P. Kyai SDI atau Saifudin Zuhri, menjalani pemeriksaan dengan hasil tekanan darah 142/90 mmHg, nadi 86 kali per menit, gula darah sewaktu 140 mg/dL, dan asam urat 5,6 mg/dL. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisinya dinyatakan sehat.
Kunjungan berikutnya menyasar Bu Yai SDI atau Sulastriningsih. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan dua kali, masing-masing menunjukkan hasil 175/95 mmHg dan 157/92 mmHg. Nadi tercatat 72 kali per menit, gula darah 139 mg/dL, dan asam urat 4 mg/dL. Dalam kunjungan tersebut, yang bersangkutan mendapatkan terapi vitamin Biolysin sebanyak 10 tablet.
Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap Abdur Rohman Hanafi, seorang guru. Tekanan darah diperiksa sebanyak tiga kali dengan hasil 142/103 mmHg, 141/102 mmHg, dan 143/96 mmHg. Sementara itu, nadi tercatat 78 kali per menit, gula darah 109 mg/dL, dan asam urat 4,8 mg/dL. Hasil pemeriksaan mencatat adanya keluhan cepalgia atau nyeri kepala.
Selanjutnya, B. Jumrani yang merupakan saudara P. Kyai SDI juga mendapatkan pemeriksaan. Hasilnya menunjukkan tekanan darah 125/80 mmHg, nadi 80 kali per menit, gula darah 114 mg/dL, dan asam urat 5,4 mg/dL. Kondisinya dinyatakan sehat. Ia juga mendapatkan Pamol sebanyak 10 tablet dan Biolysin sebanyak 10 tablet.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan kepada Ulfa Alfia. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 115/71 mmHg, nadi 77 kali per menit, gula darah 118 mg/dL, dan asam urat 3,8 mg/dL. Kondisinya dinyatakan sehat.
Sementara itu, Hotija, 48 tahun, juga menjadi sasaran kunjungan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 141/94 mmHg, nadi 85 kali per menit, gula darah 100 mg/dL, dan asam urat 5,6 mg/dL. Kondisinya dinyatakan sehat dan mendapatkan terapi vitamin Biolysin sebanyak 10 tablet.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, kegiatan Home Care juga memberikan perhatian kepada sasaran dengan kebutuhan khusus, termasuk Alfia Asalia, 15 tahun, yang sedang menjalani kehamilan usia 33 minggu. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan sasaran mendapatkan perhatian dan pendampingan sesuai kondisi serta kebutuhannya.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., mengatakan keterlibatan DPMPTSP dalam Home Care merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Melalui Home Care ini, kami ingin memastikan pelayanan pemerintah benar-benar hadir dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Bersama Puskesmas Banjarsengon dan Kecamatan Patrang, kami ikut mendampingi warga, khususnya dalam mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini dan membantu kebutuhan sesuai hasil pemeriksaan,” ujar Isnaini.
Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi bagian penting agar pelayanan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
“Ini juga merupakan bentuk sinergi antarperangkat daerah. Kami berharap pelayanan seperti ini terus memberikan manfaat dan semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,” tambahnya.
Kunjungan Home Care di Kelurahan Bintoro menunjukkan bahwa pelayanan publik dapat hadir dengan pendekatan yang lebih dekat dan personal. Tidak hanya melakukan pemeriksaan, tim juga melihat langsung kondisi masyarakat dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing sasaran.
Melalui kolaborasi antara perangkat daerah, puskesmas, dan kecamatan, Home Care terus didorong menjadi layanan yang hadir langsung di tengah masyarakat menyapa, memeriksa, mendampingi, dan memastikan warga mendapatkan perhatian sesuai kebutuhannya.
Pelayanan hadir, masyarakat disapa, kebutuhan didampingi.