logo ppid jember kim
Oleh : Inspektorat

Homecare Petung, Inspektorat Pastikan Tindak Lanjut

  • 12 September 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
homecare-petung-inspektorat-pastikan-tindak-lanjut-20260913

Homecare Petung, Inspektorat Pastikan Tindak Lanjut

JEMBER, 11 SEPTEMBER 2026 – Inspektorat Kabupaten Jember turut mengawal pelaksanaan pelayanan Homecaredi Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Jumat 11 September 2026. Pendampingan dilakukan bersama Puskesmas Bangsalsari sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tepat sasaran sekaligus mendorong tindak lanjut terhadap berbagai kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Plt. Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, S.E., Ak., turut turun langsung bersama tim untuk melihat kondisi sasaran dan memastikan proses pendampingan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran Inspektorat menjadi bagian dari pengawalan terhadap pelaksanaan program sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Homecare merupakan pelayanan yang dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara langsung ke tempat tinggal sasaran. Pendekatan tersebut memungkinkan petugas untuk melihat kondisi masyarakat secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga berbagai kebutuhan lain yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan sasaran.

Pada pelaksanaan Homecare di Dusun Krajan, Desa Petung, tim mengunjungi salah satu sasaran, yakni Ibu Busani. Dari hasil kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah kondisi yang memerlukan verifikasi dan tindak lanjut, antara lain berkaitan dengan kondisi tempat tinggal, data kesejahteraan sosial, serta administrasi kependudukan.

Berdasarkan hasil pendampingan, kondisi rumah sasaran diketahui belum tercatat sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selanjutnya, dilakukan proses verifikasi dan validasi oleh petugas RTL sebagai bahan pengusulan sasaran RTLH sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada aspek data kesejahteraan sosial, sasaran tercatat dalam Desil 7 sehingga belum memperoleh bantuan. Atas kondisi tersebut, dilakukan pengusulan pembaruan data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar data dapat disesuaikan dengan kondisi aktual berdasarkan hasil verifikasi lapangan. Pengusulan juga telah dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan pengusulan masuk dalam Desil 1.

Selain persoalan kesejahteraan sosial dan kondisi rumah, tim juga menemukan bahwa sasaran belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kondisi tersebut kemudian dikoordinasikan untuk mendapatkan tindak lanjut melalui layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Plt. Inspektur Kabupaten Jember, Penny Artha Medya, menyampaikan bahwa kehadiran langsung di lapangan penting untuk memastikan berbagai kebutuhan masyarakat dapat diketahui secara nyata dan dikoordinasikan dengan pihak yang memiliki kewenangan.

“Homecare ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Ketika di lapangan ditemukan persoalan, baik terkait kesehatan maupun kebutuhan lainnya, harus ada koordinasi dan tindak lanjut yang jelas. Inspektorat hadir untuk ikut mengawal agar pelayanan dan tindak lanjut tersebut berjalan dengan baik,” ujar Penny.

Menurutnya, pendekatan pelayanan secara langsung juga memperkuat sinergi antarinstansi. Berbagai persoalan yang ditemukan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, sehingga membutuhkan koordinasi antara puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait.

Pendampingan Inspektorat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program Homecare memiliki cakupan yang lebih luas dalam menjangkau masyarakat. Kunjungan langsung dapat menjadi pintu masuk untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang sebelumnya belum terdata atau belum mendapatkan tindak lanjut.

Inspektorat Kabupaten Jember terus mendorong pengawalan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hasil temuan di lapangan diharapkan dapat menjadi dasar koordinasi untuk memastikan setiap kebutuhan sasaran memperoleh penanganan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi antara Puskesmas Bangsalsari, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan perangkat daerah terkait, pelaksanaan Homecare diharapkan semakin optimal dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan serta memastikan pelayanan pemerintah hadir secara langsung di tengah warga. (ily)

Galeri Foto