Homecare Puskesmas Jelbuk Diperkuat, Pelayanan Kesehatan Jangkau Masyarakat hingga ke Rumah
- 15 Agustus 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Homecare Puskesmas Jelbuk Diperkuat, Pelayanan Kesehatan Jangkau Masyarakat hingga ke Rumah
JEMBER, 15 AGUSTUS 2026 — Pelayanan kesehatan di Kecamatan Jelbuk diarahkan semakin dekat dengan masyarakat melalui penguatan layanan homecare Puskesmas Jelbuk. Setelah dilakukan sosialisasi internal pada Kamis 13 Agustus 2026, layanan kunjungan rumah tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman tenaga kesehatan, tetapi berlanjut menjadi pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami hambatan untuk datang ke fasilitas kesehatan.
Penguatan homecare menjadi salah satu langkah Puskesmas Jelbuk untuk memastikan masyarakat dengan keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Sasaran pelayanan terutama masyarakat yang membutuhkan pemantauan atau tindak lanjut namun memiliki kendala untuk mendatangi Puskesmas.
Melalui layanan tersebut, tenaga kesehatan dapat melakukan kunjungan langsung ke rumah sasaran untuk memberikan pemeriksaan, pemantauan kondisi kesehatan, edukasi, hingga tindak lanjut sesuai kebutuhan. Dengan demikian, pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga secara aktif menjangkau mereka yang membutuhkan.
Kepala Puskesmas Jelbuk, Machus Rovida, S.Tr.Keb, mengatakan penguatan layanan homecare merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kondisi masyarakat.
“Pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, tetapi kita juga berupaya hadir dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di rumah,” ungkapnya, dikutip Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pasca sosialisasi, tindak lanjut pelayanan akan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat ditemukan dan memperoleh pendampingan. Tenaga kesehatan Puskesmas menjadi pelaksana pelayanan, sementara pemerintah desa, kader kesehatan, keluarga, serta unsur masyarakat memiliki peran dalam membantu mengidentifikasi dan mendukung sasaran homecare.
Dukungan lintas sektor tersebut dinilai penting karena keterbatasan akses kesehatan tidak selalu disebabkan oleh jarak. Kondisi kesehatan, keterbatasan mobilitas, kondisi keluarga, maupun faktor sosial lainnya dapat menjadi hambatan bagi seseorang untuk memperoleh pelayanan secara langsung di Puskesmas.
Plt. Camat Jelbuk, Bawa Wicaksono Anindito Panca Saputro, S.TP, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan homecare sebagai bentuk kolaborasi antara sektor kesehatan dan pemerintahan di wilayah Kecamatan Jelbuk. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memastikan sasaran yang membutuhkan pelayanan tidak terlewat.
Dengan penguatan homecare, masyarakat yang memiliki hambatan mengakses fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah, dekat, dan berkesinambungan. Bagi Puskesmas Jelbuk, keberhasilan layanan ini bukan hanya diukur dari jumlah kunjungan rumah, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapatkan pemantauan dan tindak lanjut.
Ke depan, sinergi antara Puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci agar pelayanan berbasis kunjungan rumah dapat berjalan tepat sasaran. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya Puskesmas Jelbuk memperluas jangkauan pelayanan dan memastikan keterbatasan akses tidak menjadi alasan masyarakat kehilangan kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan.
Dengan demikian, sosialisasi yang telah dilakukan menjadi titik awal penguatan pelaksanaan homecare, sementara dampak yang diharapkan adalah hadirnya pelayanan kesehatan yang lebih dekat, aktif menjangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Jelbuk. (ama)