logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Idulfitri, Penerima asal Wirolegi Mengaku Ringankan Kebutuhan Lebaran

  • 17 Maret 2026
  • Dibaca 456 Kali
Bagikan Via:
insentif-guru-ngaji-cair-sebelum-idulfitri-penerima-asal-wirolegi-mengaku-ringankan-kebutuhan-lebaran-20260317

Insentif Guru Ngaji Cair Sebelum Idulfitri, Penerima asal Wirolegi Mengaku Ringankan Kebutuhan Lebaran

JEMBER, 16 MARET 2026 - Insentif Guru Ngaji 2026 di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur akhirnya cair tuntas sebelum lebaran tiba. Hal itu tentu membawa keberkahan tersendiri bagi penerima, khususnya guru ngaji muslim yang sebentar lagi akan merayakan hari Raya Idulfitri.

Salah satu penerima insentif guru ngaji muslim asal Kelurahan Wirolegi, Khofifatul Hasanah menyampaikan, bahwa insentif kali ini tingkat bantuannya begitu terasa, sebab disalurkan menjelang hari raya.

Terlebih lagi, bulan Ramadan selalu identik dengan harga bahan pokok yang melonjak tinggi.

“Alhamdulillah sangat membantu. Soalnya banyak kebutuhan pada lebaran ini,” ujarnya, setelah menerima insentif guru ngaji jember 2026 di Kantor Kecamatan Sumbersari, Senin 16 Maret 2026.

Hasanah sendiri, telah mengajar ngaji selama lima tahun di kediamannya. Sementara, insentif yang diterimanya telah berlangsung sebanyak empat kali. Rencananya, sebagian honorarium itu akan ia pergunakan untuk keperluan lebaran mendatang.

“Sebagiannya lagi untuk disedekahkan ke anak-anak yang ngaji di rumah,” terangnya.

Ia berharap, program ini dapat menyasar guru ngaji lebih luas lagi, supaya orang-orang sepertinya yang mengajar ngaji secara sukarela dapat pula merasakan manfaatnya.

“Karena masih banyak yang belum dapat, semoga tahun depan bisa dapat juga, sehingga lebih merata,” harapnya.

Namun ia banyak berterima kasih ke Bupati Jember Muhammad Fawait, lantaran pencairan insentif guru ngaji dilakukan sebelum lebaran. “Ini sangat membantu sekali,” pungkasnya.

Dicairkannya insentif guru ngaji Jember 2026 sebelum lebaran, merupakan komitmen Bupati Jember Muhammad Fawait agar para guru ngaji, khususnya yang muslim, dapat melaksanakan hari raya Idulfitri lebih hikmat.

Program itu ditujukan untuk mensejahterakan serta memuliakan para pendidik agama yang telah berjuang dalam mendidik moral anak bangsa di Kabupaten Jember. Dengan menyasar penerima sebanyak 21 ribu, dari kalangan guru ngaji muslim dan non-muslim, serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N). (fat)

Galeri Foto