logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Jalan Ambles Imbas Gerusan Air Hujan, Tim URC PU Binamarga Gerak Cepat Pasang Cempolong Baru di Antirogo

  • 12 Juni 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
jalan-ambles-imbas-gerusan-air-hujan-tim-urc-pu-binamarga-gerak-cepat-pasang-cempolong-baru-di-antirogo-20260612

Jalan Ambles Imbas Gerusan Air Hujan, Tim URC PU Binamarga Gerak Cepat Pasang Cempolong Baru di Antirogo

JEMBER, 12 JUNI 2026 – Akses lalu lintas di kawasan Jalan Sarangan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, sempat terganggu akibat amblasnya salah satu titik jalan. Insiden ini dipicu oleh jalan berlobang terkena kikisan genangan air sisa musim hujan lalu.

Merespons keluhan masyarakat lewat kelurahan setempat, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Jember langsung menerjunkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan perbaikan dan pemasangan 𝘤𝘦𝘮𝘱𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 (gorong-gorong beton) baru pada Jumat, 12 Juni 2026.

Pantauan di lokasi sejak Jumat pagi menunjukkan petugas dari PU Bina Marga dan Tata Ruang sibuk melakukan pembongkaran aspal yang amblas. Sebuah alat semi berat dikerahkan untuk mengeruk tanah guna mengganti cempolong lama yang pecah akibat tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas.

Pengerjaan cepat ini berawal dari laporan aktif warga setempat yang diteruskan oleh pihak Kelurahan Antirogo ke dinas terkait. Kondisi jalan yang berlubang dan amblas dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Sekretaris Kelurahan Antirogo, Suyono, membenarkan bahwa pihak kelurahan segera berkoordinasi dengan PU Bina Marga setelah menerima keluhan dari warga. Ia mengapresiasi langkah responsif yang diambil oleh dinas terkait demi keselamatan pengguna jalan.

"Kami menerima laporan dari warga mengenai jalan amblas ini karena membahayakan, apalagi jalur ini cukup padat. Setelah kami teruskan ke Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang, Alhamdulillah langsung direspons hari ini. Tim URC langsung turun ke lapangan untuk membenahi," ujar Suyono saat ditemui di lokasi peninjauan, Jumat, 12 Juni 2025.

Proyek kedaruratan ini dikoordinasi oleh Sariyanto Rekso Wardoyo dari PU Bina Marga dan Tata Ruang. Bersama tim teknisnya, mereka langsung memetakan kerusakan dan melakukan penggantian cempolong dengan struktur yang lebih kokoh agar mampu mengalirkan air dengan baik sekaligus menahan beban jalan.

Sariyanto menjelaskan bahwa kombinasi antara beban kendaraan yang melebihi kapasitas dan rendaman air hujan menjadi penyebab utama hancurnya struktur cempolong lama.

"Begitu menerima laporan koordinasi dari pihak Kelurahan Antirogo, tim URC langsung kami gerakkan ke Jalan Sarangan. Penyebab utama amblasnya jalan ini karena cempolong di bawahnya pecah, tidak kuat menahan beban kendaraan yang melebihi muatan, ditambah lagi ada sumbatan dan genangan air waktu musim hujan lalu yang mengikis strukturnya," kata Sariyanto Rekso Wardoyo di sela-sela memimpin proyek.

Sariyanto menambahkan, pihaknya menargetkan pemasangan cempolong baru ini bisa selesai secepatnya agar arus lalu lintas di Jalan Sarangan kembali normal dan aman dilalui. Ia juga mengimbau kepada para pengendara truk bermuatan besar untuk lebih bijak dan mematuhi tonase jalan agar infrastruktur yang sudah diperbaiki tidak cepat rusak kembali.

Hingga Jumat sore, petugas masih terus melakukan pengurukan dan pemadatan tanah di atas cempolong yang baru dipasang sebelum nantinya dilakukan proses 𝘧𝘪𝘯𝘪𝘴𝘩𝘪𝘯𝘨 aspal. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Sarangan diberlakukan sistem buka-tutup guna kelancaran proses evakuasi dan pengerjaan proyek. (dan)

Galeri Foto