Jalan Wonojati–Sruni Segera Dibangun, Bupati Fawait Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa
- 14 Juli 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Jalan Wonojati–Sruni Segera Dibangun, Bupati Fawait Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa
JEMBER, 14 JULI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu program yang segera direalisasikan adalah pembangunan jalan penghubung Desa Wonojati dengan Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah.
Pembangunan jalan tersebut dijadwalkan dimulai pada awal Agustus 2026 melalui Dinas PU Bina Marga Kabupaten Jember. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 miliar untuk membangun ruas jalan sepanjang lebih dari satu kilometer yang menjadi akses utama masyarakat.
Kepastian pembangunan itu disampaikan Bupati saat bertemu ratusan warga di Dusun Pondok Lalang, Desa Wonojati, Senin 13 Juli 2026. Ia meminta masyarakat mendukung pelaksanaan proyek yang diperkirakan berlangsung maksimal tiga bulan.
“Awal Agustus nanti Dinas PU Bina Marga akan memulai pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Wonojati dengan Desa Sruni. Kami mohon maaf apabila selama proses pekerjaan aktivitas masyarakat sedikit terganggu. Target pengerjaan paling lama tiga bulan, namun kami berharap dapat selesai lebih cepat sehingga segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Bupati.
Selain membangun jalan, Pemkab Jember akan memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik rawan kriminalitas. Menurut Bupati, pembangunan infrastruktur harus diikuti peningkatan keamanan sehingga masyarakat merasa nyaman beraktivitas. Ia juga mengajak warga menjaga fasilitas publik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau progres proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIRT) yang mengoptimalkan lahan pertanian seluas sekitar 40 hektare. Melalui perbaikan irigasi, lahan yang sebelumnya hanya panen sekali setahun diharapkan mampu menghasilkan dua hingga tiga kali panen.
Pada 2026, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan optimalisasi lahan pertanian seluas 7.070 hektare dengan dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp321 miliar. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Jember memperkuat infrastruktur, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat hingga ke desa. (al)