logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jumerto

Jejak Edukasi KKN UIJ di Jumerto, Tanamkan Budaya Pilah Sampah ke Siswa sejak Dini

  • 06 Agustus 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
jejak-edukasi-kkn-uij-di-jumerto-tanamkan-budaya-pilah-sampah-ke-siswa-sejak-dini-20260808

Jejak Edukasi KKN UIJ di Jumerto, Tanamkan Budaya Pilah Sampah ke Siswa sejak Dini

JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 – Rangkaian program edukasi pengelolaan sampah yang diinisiasi mahasiswa KKN Tematik Aswaja Universitas Islam Jember (UIJ) Posko 008 di Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, resmi rampung. Kegiatan yang menyasar SDN Jumerto 02 pada Sabtu, 01 Agustus 2026 dan SDN Jumerto 01 pada Rabu, 05 Agustus 2026 ini, kini mulai memasuki tahap pembiasaan mandiri bagi para siswa.

Langkah ini diambil untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini. Selama kegiatan berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB, para siswa kelas 1 hingga kelas 6 tampak interaktif mengikuti pemaparan materi hingga praktik langsung pemilahan sampah organik dan anorganik di wadah yang telah disediakan.

Koordinator KKN UIJ Posko 008 Kelurahan Jumerto, Badrus Shodiq, menyampaikan bahwa program tersebut dirancang sebagai kontribusi nyata mahasiswa dalam membangun budaya kelestarian lingkungan.

"Pembentukan karakter peduli lingkungan akan jauh lebih efektif dan berdampak jangka panjang apabila ditanamkan secara konsisten, sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar," ucapnya.

Inisiasi ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah kelurahan setempat. Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E., menegaskan bahwa edukasi pengelolaan sampah di kawasan hulu seperti Jumerto memegang peranan vital.

Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat hulu dinilai mampu meminimalisasi risiko akumulasi sampah yang terbawa arus ke area perkotaan, sekaligus mencegah potensi banjir. "Kami berharap, kebiasaan baik ini dapat ditularkan siswa ke lingkungan keluarga," katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Jumerto 01, Ani Budiartiningsih, menjelaskan bahwa gerakan pemilahan sampah sebenarnya telah terintegrasi dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP).

"Namun, kami masih menghadapi keterbatasan lahan untuk pengolahan sampah mandiri seperti pembuatan kompos, serta membutuhkan pendampingan konsisten bagi siswa kelas rendah," ungkapnya.

Hadirnya kolaborasi bersama mahasiswa KKN UIJ diharapkan dapat memperkuat pembiasaan menjaga kebersihan sekolah secara berkelanjutan ke depannya. (sgk)

Galeri Foto