logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Jember Bersholawat Perkuat Tradisi Pesantren dan Semangat Generasi Muda

  • 06 Agustus 2026
  • Dibaca 262 Kali
Bagikan Via:
jember-bersholawat-perkuat-tradisi-pesantren-dan-semangat-generasi-muda-20260806

Jember Bersholawat Perkuat Tradisi Pesantren dan Semangat Generasi Muda

JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 – Ribuan jamaah dari berbagai kalangan, termasuk santri, pelajar, alumni pesantren, dan masyarakat umum, memadati Alun-Alun Jember Nusantara dalam kegiatan Jember Bersholawat yang digelar pada Rabu malam, 05 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat tradisi religius masyarakat sekaligus menggambarkan eratnya hubungan Kabupaten Jember dengan kehidupan pesantren yang telah lama menjadi bagian dari identitas daerah.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terlihat sejak rangkaian acara dimulai. Lantunan sholawat menggema di tengah ribuan jamaah yang hadir untuk mengikuti doa bersama. Tidak hanya masyarakat umum, kehadiran para santri dan pelajar dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.

Jember Bersholawat menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat dalam suasana religius dan penuh persaudaraan. Para santri yang hadir membawa semangat tradisi pesantren, yakni menjaga nilai keagamaan, memperkuat akhlak, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kabupaten Jember selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kultur pesantren yang kuat. Keberadaan pondok pesantren di berbagai wilayah tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda serta memberikan kontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat. Pesantren menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah melalui peran santri, kiai, dan para pendidik keagamaan.

Kehadiran santri dan pelajar dalam Jember Bersholawat menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki ruang besar dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat nilai kebangsaan. Melalui kegiatan seperti ini, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman spiritual, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, kepedulian, dan pentingnya menjaga persatuan.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. menyampaikan bahwa Jember Bersholawat merupakan bagian dari kebersamaan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa dan mencari keberkahan bagi Kabupaten Jember.

"Ini adalah bagian dari kebersamaan kita semua. Kita berkumpul, bersholawat, dan berdoa bersama untuk mencari keberkahan agar Kabupaten Jember semakin maju, semakin aman, dan masyarakatnya semakin makmur. Kehadiran para santri, pelajar, ulama, dan seluruh masyarakat menunjukkan bahwa Jember memiliki kekuatan besar dari kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus terjaga," ujar Bupati.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kerja keras dalam berbagai sektor, tetapi juga membutuhkan dukungan moral, doa, dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. Tradisi keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi salah satu kekuatan sosial yang dapat memperkuat pembangunan Kabupaten Jember.

Sementara itu, Camat Sumberjambe Djoni Nurtjahjono, S.H., M.Si. yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Jember Bersholawat. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya karakter masyarakat Jember yang dekat dengan nilai-nilai keagamaan.

"Jember Bersholawat memberikan kesan yang sangat baik. Melihat ribuan masyarakat, termasuk para santri dan pelajar, berkumpul dalam suasana yang penuh kekhusyukan menunjukkan bahwa nilai-nilai religius di Jember masih sangat kuat. Ini menjadi hal positif karena kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga mengajarkan generasi muda tentang kebersamaan, akhlak, dan rasa cinta terhadap daerah serta bangsa," ujar Djoni.

Ia menambahkan bahwa keberadaan pesantren di Jember menjadi salah satu kekuatan besar dalam membangun karakter masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pesantren, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi hal penting untuk terus menjaga suasana daerah yang aman dan harmonis.

"Pesantren memiliki peran yang luar biasa dalam mendidik generasi muda. Dari pesantren lahir banyak tokoh dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan seperti Jember Bersholawat menjadi salah satu bentuk bagaimana nilai-nilai tersebut terus hidup dan dirawat bersama," tambahnya.

Jember Bersholawat juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perpaduan antara nilai keagamaan dan semangat kebangsaan menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut, bahwa kecintaan terhadap agama dan negara dapat berjalan bersama dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Dengan semangat yang ditunjukkan para santri, pelajar, dan masyarakat, Jember Bersholawat tidak hanya menjadi kegiatan doa bersama, tetapi juga menjadi simbol kekuatan sosial Kabupaten Jember yang tumbuh dari tradisi pesantren, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga.

(wd)

Galeri Foto