logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Jelbuk

Jemput Bola Lawan TBC, Puskesmas Jelbuk Hadirkan Skrining Aktif untuk Temukan Kasus Sejak Dini

  • 14 Oktober 2026
  • Dibaca 63 Kali
Bagikan Via:
jemput-bola-lawan-tbc-puskesmas-jelbuk-hadirkan-skrining-aktif-untuk-temukan-kasus-sejak-dini-20261014

Jemput Bola Lawan TBC, Puskesmas Jelbuk Hadirkan Skrining Aktif untuk Temukan Kasus Sejak Dini

Dalam upaya memperkuat penemuan dini kasus Tuberkulosis (TBC) dan memutus mata rantai penularannya, UPTD Puskesmas Jelbuk melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) TBC di Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan proaktif melalui pendekatan jemput bola, yakni mendekatkan pemeriksaan dan skrining TBC kepada masyarakat agar kasus dapat ditemukan lebih dini dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Kegiatan ACF TBC yang dilakukan Rabu, 14 Oktober 2026 ini menyasar masyarakat yang mengalami gejala mengarah pada TBC, masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TBC, serta anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC. Kelompok tersebut menjadi sasaran penting dalam upaya deteksi dini, mengingat TBC merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui udara dan berisiko menular kepada orang-orang di sekitarnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan serangkaian pelayanan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah acak (GDA), pemeriksaan foto rontgen, serta konsultasi dengan dokter umum. Pemeriksaan tersebut mendukung penilaian kondisi kesehatan masyarakat, sementara foto rontgen dan konsultasi medis membantu proses evaluasi lebih lanjut terhadap dugaan TBC sesuai indikasi klinis.

Melalui kegiatan ini, Puskesmas Jelbuk berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan skrining, khususnya bagi mereka yang berisiko mengalami penularan TBC. Pendekatan jemput bola juga menjadi langkah strategis untuk mendorong masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gejala yang mengarah pada TBC maupun ketika memiliki riwayat kontak dengan penderita.

Penemuan kasus secara aktif merupakan bagian penting dalam pengendalian TBC. Semakin dini kasus teridentifikasi, semakin cepat pasien dapat menjalani pemeriksaan lanjutan dan memperoleh pengobatan sesuai hasil diagnosis. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Puskesmas Jelbuk mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala TBC, seperti batuk berkepanjangan, demam, keringat malam, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta tubuh yang mudah lelah. Masyarakat yang mengalami gejala tersebut atau memiliki kontak erat dengan penderita TBC diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui pelaksanaan ACF TBC di Desa Jelbuk, Puskesmas Jelbuk terus memperkuat komitmen dalam mendukung upaya eliminasi TBC melalui deteksi dini, pemeriksaan yang tepat, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Bersama masyarakat, temukan kasus lebih awal, cegah penularan, dan wujudkan Jelbuk yang lebih sehat serta bebas TBC.

Galeri Foto