logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Tekan KLB Campak di Wilayah Silo, Dinkes PPKB Perkuat Advokasi dan Supervisi Imunisasi

  • 09 April 2026
  • Dibaca 221 Kali
Bagikan Via:
tekan-klb-campak-di-wilayah-silo-dinkes-ppkb-perkuat-advokasi-dan-supervisi-imunisasi-20260409

Tekan KLB Campak di Wilayah Silo, Dinkes PPKB Perkuat Advokasi dan Supervisi Imunisasi

JEMBER, 09 APRIL 2026 – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya peningkatan cakupan imunisasi melalui kegiatan advokasi dan supervisi yang dilaksanakan pekan lalu di wilayah kerja Puskesmas Silo 2.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) sebagai langkah strategis menekan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang saat ini terdeteksi di beberapa wilayah. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember berkolaborasi dengan UNICEF, Kepala Puskesmas Silo 2 beserta jajaran, serta melibatkan tokoh masyarakat setempat.

Supervisi difokuskan pada pelaksanaan ORI di wilayah kerja Silo 2, termasuk evaluasi kesiapan tenaga kesehatan, kelengkapan logistik, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP). Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan silaturahmi bersama Ketua Fatayat NU Kecamatan Silo sebagai bentuk penguatan dukungan sosial terhadap program imunisasi.

Dukungan dari Fatayat NU menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Melalui pendekatan keagamaan dan sosial, Fatayat NU turut menyampaikan bahwa imunisasi merupakan upaya perlindungan kesehatan yang aman, bermanfaat, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan. Keterlibatan ini diharapkan mampu mengurangi keraguan masyarakat dan meningkatkan partisipasi dalam program imunisasi.

Consultant National Provincial Immunization UNICEF, Suradi, SKM., M.Kes, menegaskan pentingnya percepatan cakupan imunisasi. “Dampak dari pandemi kemarin dan cakupan imunisasi yang rendah selama ini, sekarang ada KLB campak di 3 puskesmas yaitu Silo 2, Ledokombo, dan Sumberjambe. Ini menjadi perhatian serius kita bersama untuk segera meningkatkan cakupan imunisasi,” katanya, dikutip Kamis, 09 April 2026.

Sementara itu, perwakilan Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes., menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Seluruh proses pelaksanaan imunisasi harus berjalan sesuai SOP yang telah ditetapkan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Hal ini penting untuk menjamin mutu layanan dan keamanan sasaran imunisasi," terangnya.

Melalui kegiatan advokasi dan supervisi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bersinergi dalam meningkatkan cakupan imunisasi serta menekan angka kejadian campak di Kabupaten Jember. Pendekatan kolaboratif antara tenaga kesehatan, mitra internasional, dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung keberhasilan program imunisasi. (ken)

Galeri Foto