logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Lojejer

Kamila Santun, Kawal Ibu Hamil Risiko Tinggi

  • 21 Oktober 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
kamila-santun-kawal-ibu-hamil-risiko-tinggi-20261021

Kamila Santun, Kawal Ibu Hamil Risiko Tinggi

Lojejer, Jember — Upaya mencegah risiko komplikasi kehamilan terus diperkuat Puskesmas Lojejer melalui inovasi bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), yaitu Kamila Santun (Kawal Ibu Hamil Sampai Nifas Tuntas). Salah satu bentuk pelaksanaannya dilakukan melalui pendampingan rujukan berencana bagi ibu hamil risiko tinggi ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.

Pada Rabu, 21 Oktober 2026, Puskesmas Lojejer melaksanakan pendampingan rujukan ibu hamil risiko tinggi ke Poli Hamil RSD Balung. Kegiatan ini merupakan langkah untuk memastikan ibu hamil yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan, sekaligus mempersiapkan proses persalinan dengan lebih matang.

Melalui rujukan dini berencana, ibu hamil risiko tinggi diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan di fasilitas kesehatan rujukan sebelum kondisi berkembang menjadi kegawatdaruratan. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko keterlambatan dalam mengenali komplikasi, mengambil keputusan, maupun mencapai fasilitas pelayanan kesehatan. Inovasi Kamila Santun tidak hanya berfokus pada masa kehamilan, tetapi juga menekankan kesinambungan pendampingan hingga persalinan dan masa nifas. Dengan pemantauan serta koordinasi yang baik, kebutuhan kesehatan ibu dapat diketahui lebih awal dan rencana penanganan dapat disiapkan sesuai kondisi masing-masing.

Pelaksanaan rujukan berencana ini menjadi salah satu upaya Puskesmas Lojejer dalam mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Melalui deteksi risiko, pendampingan, dan koordinasi dengan fasilitas rujukan, diharapkan ibu hamil memperoleh pelayanan yang tepat waktu dan keselamatan ibu serta bayi semakin terjaga. Dengan Kamila Santun, Puskesmas Lojejer terus berupaya memastikan ibu hamil, khususnya yang memiliki faktor risiko, tidak menghadapi proses persalinan tanpa persiapan dan pendampingan yang memadai.

Galeri Foto