Peringati Hari Anak Nasional, IGTKI Rambipuji Gelar Pawai Budaya Libatkan 3.320 Peserta
- 23 Juli 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Peringati Hari Anak Nasional, IGTKI Rambipuji Gelar Pawai Budaya Libatkan 3.320 Peserta
JEMBER, 23 JULI 2026 - Lautan warna-warni pakaian adat memadati kawasan Alun-Alun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rambipuji, Kamis 23 Juli 2026 pagi. Sebanyak 3.320 peserta yang terdiri dari murid, orang tua, dan guru TK se-Kecamatan Rambipuji tumpah ruah mengikuti Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Rambipuji ini bertujuan menanamkan nilai budaya, karakter, dan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Pukul 06.30 WIB, rombongan peserta dilepas langsung oleh Camat Rambipuji, Roni Herman Baza. Tak sekadar melepas, Roni juga ikut berjalan kaki mendampingi anak-anak dari titik start di SDN Rambipuji 1 hingga garis finish di depan Kantor Kecamatan Rambipuji.
Ketua IGTKI Kecamatan Rambipuji, Nilla Erwina, menyebutkan rincian peserta mencakup 1.600 anak didik, 1.600 wali murid, dan 120 guru pendamping dari seluruh lembaga TK di wilayah Rambipuji.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melatih anak-anak berani tampil di depan publik," ujar Nilla.
Ia menambahkan, IGTKI Rambipuji juga tengah menyiapkan kontingen terbaik untuk mewakili kecamatan pada Pawai Budaya tingkat Kabupaten Jember yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Sukowono.
Sementara itu, Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, pawai budaya merupakan bentuk inovasi pendidikan di luar kelas yang efektif membentuk karakter anak.
"Pendidikan TK bukan hanya mengajarkan baca, tulis, dan berhitung, tetapi juga membentuk keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan bersosialisasi. Saya mengimbau seluruh peserta tetap tertib dan saling menjaga keselamatan selama di jalan," tutur Roni dalam arahannya.
Sepanjang rute, antusiasme masyarakat begitu terasa. Anak-anak tampil menggemaskan memperagakan busana adat dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Madura, Bali, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.
Para orang tua dan guru dengan sigap mendampingi anak-anak, sementara warga yang memadati pinggir jalan riuh bertepuk tangan dan mengabadikan momen lewat telepon seluler.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan kondusif berkat sinergi panitia, Pemerintah Kecamatan Rambipuji, aparat keamanan, serta tenaga kesehatan.
Pawai budaya ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah mampu menciptakan sarana edukasi karakter yang seru dan penuh makna bagi generasi penerus bangsa. (sai)