Kebakaran Lahan di Sempusari Jember, Api Hanguskan 250 Meter Persegi Ilalang
- 25 September 2026
- Dibaca 144 Kali
Bagikan Via:
Kebakaran Lahan di Sempusari Jember, Api Hanguskan 250 Meter Persegi Ilalang
JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 - Kebakaran lahan kosong terjadi di kawasan Perum Mojopahit Blok A1, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis, 24 September 2026.Kebakaran menghanguskan sekitar 250 meter persegi lahan yang dipenuhi ilalang dan dedaunan kering.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) segera melakukan penanganan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
TRC BPBD Jember, Didi Teguh, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 09.39 WIB. Api diduga berasal dari area yang terdapat tumpukan sampah, kemudian menjalar hingga membakar ilalang dan dedaunan kering di lahan kosong milik warga.
"Api berasal dari lahan sampah kemudian menjalar dan membesar hingga membakar ilalang serta dedaunan kering," kata Didi.
Menurut dia, laporan kebakaran diterima BPBD Jember sekitar pukul 10.00 WIB. Tim BPBD bersama Damkar kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.45 WIB untuk melakukan pemadaman sekaligus asesmen.
Dalam proses pemadaman, petugas TRC menggunakan alat gepyok untuk mengendalikan titik api. Sementara itu, petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali merambat ke area sekitarnya.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Pada pukul 12.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap area yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Didi mengatakan kondisi lokasi setelah penanganan dalam keadaan aman, terkendali dan kondusif. Tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman.
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Damkar Mako, Destana dan warga sekitar.
BPBD Jember mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi kering dan angin kencang. Warga diminta tidak membakar sampah ketika angin bertiup kencang serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan semak, ilalang kering dan pinggir jalan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada BPBD atau Damkar apabila melihat kebakaran agar api dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas. (tgh)