logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kebakaran Rumah di Paseban Kencong, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik kepada Warga Terdampak

  • 26 Agustus 2026
  • Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-rumah-di-paseban-kencong-bpbd-jember-salurkan-bantuan-logistik-kepada-warga-terdampak-20260826

Kebakaran Rumah di Paseban Kencong, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik kepada Warga Terdampak

JEMBER, 26 AGUSTUS 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak kebakaran rumah di Dusun Balaikambang, RT 01/RW 09, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Rabu 26 Agustus 2026.

Kebakaran tersebut mengakibatkan satu unit rumah milik Juri, 45 tahun, mengalami kerusakan sedang. Rumah berukuran sekitar 12 meter x 5,5 meter itu dihuni dua jiwa. Selain bagian bangunan, sejumlah perabotan rumah tangga juga ikut terbakar. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Juri bersama istri dan anaknya meninggalkan rumah untuk menuju kediaman orang tua di wilayah Kencong. Sekitar pukul 18.45 WIB, seorang saksi melihat kobaran api dari arah rumah korban yang diduga bermula dari ruang tamu.

Saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga secara bersama-sama berupaya melakukan pemadaman sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Paseban. Upaya pemadaman sementara berhasil dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB.

Selanjutnya, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB untuk melakukan penanganan dan proses pendinginan. Sekitar pukul 21.00 WIB, seluruh titik api dipastikan telah padam dan kondisi dinyatakan aman.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Salah satu dugaan sementara mengarah pada penggunaan charger telepon seluler yang masih terhubung dengan sumber listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim BPBD Jember bergerak ke lokasi pada Rabu pagi. Tim melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, asesmen terhadap kondisi rumah dan dampak yang ditimbulkan, serta mendokumentasikan kondisi pascakebakaran.

BPBD kemudian menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak. Bantuan tersebut terdiri atas paket sembako, paket kebersihan, terpal, family kit, tambahan gizi, perlengkapan makan, selimut, lauk-pauk, mi instan, serta paket siap saji.

Tim Jitupasna BPBD Jember juga melakukan penghitungan terhadap dampak dan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran sebagai bagian dari proses penanganan pascabencana.

Staf Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember, Risky Rena Anggia Sari, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk respons awal untuk membantu keluarga terdampak memenuhi kebutuhan dasar setelah rumah mereka mengalami kerusakan.

“Setelah menerima laporan, kami melakukan asesmen untuk mengetahui dampak kebakaran dan kebutuhan keluarga terdampak. Bantuan logistik kami salurkan sebagai dukungan awal agar kebutuhan dasar korban tetap terpenuhi selama proses penanganan pascakejadian,” ujar Risky.

Ia menambahkan, kondisi di lokasi saat ini telah aman dan kondusif. Warga bersama-sama melakukan kerja bakti untuk membersihkan material sisa kebakaran. Sementara itu, penghuni rumah untuk sementara waktu tinggal bersama orang tua hingga kondisi rumah memungkinkan untuk ditempati kembali.

BPBD Jember juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk memastikan penanganan pascakebakaran dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penggunaan perangkat elektronik di dalam rumah.

Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Pemerintah Desa Paseban, TNI, Damkar, perangkat desa, RT/RW, relawan, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian penanganan berjalan aman dan terkendali, dengan tim BPBD menyelesaikan kegiatan dan kembali ke markas sekitar pukul 12.30 WIB. (bob)

Galeri Foto