Kejar Zero-Dose, Lima Puskesmas di Jember Perkuat Penjangkauan Imunisasi
- 02 September 2026
- Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
Kejar Zero-Dose, Lima Puskesmas di Jember Perkuat Penjangkauan Imunisasi
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Upaya menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi atau zero-dose terus diperkuat di Kabupaten Jember. Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur memberikan penguatan strategi kepada lima puskesmas dalam menghadapi berbagai tantangan penjangkauan imunisasi di lapangan.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan supervisi dan evaluasi di Puskesmas Wuluhan pada Selasa, 01 September 2026. Lima puskesmas yang terlibat yakni Puskesmas Ambulu, Lojejer, Wuluhan, Sabrang, dan Andongsari. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan imunisasi sekaligus mendiskusikan strategi agar anak yang belum mendapatkan imunisasi dapat ditemukan dan dijangkau.
Dalam supervisi suportif tersebut, Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi tidak hanya mengevaluasi pelaksanaan program, tetapi juga memberikan masukan mengenai pendekatan yang dapat dilakukan petugas ketika menghadapi berbagai tantangan di masyarakat. Salah satunya melalui cara berkomunikasi yang lebih persuasif dan penuh perhatian kepada keluarga, sehingga masyarakat merasa didampingi dalam mengambil keputusan terkait imunisasi anak.
Pendekatan berbasis masyarakat juga menjadi salah satu strategi yang ditekankan. Masyarakat yang memiliki pengalaman positif terhadap imunisasi dapat dilibatkan sebagai teladan bagi lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan tersebut, pesan mengenai pentingnya imunisasi diharapkan lebih mudah diterima karena disampaikan melalui pengalaman dan keteladanan dari sesama masyarakat.
Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes., mengatakan penjangkauan anak zero-dose membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah.
“Upaya menemukan dan menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi perlu dilakukan secara bersama-sama. Tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi kita perlu mengetahui tantangan di lapangan dan mencari pendekatan yang tepat agar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dapat dijangkau,” ujar Syahroni.
Selain supervisi di Puskesmas Wuluhan, tim juga melakukan kunjungan lapangan ke Posyandu Dukuhdempok yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ambulu. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat pelaksanaan pelayanan sekaligus memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi petugas di tingkat masyarakat.
Kepala Puskesmas Wuluhan, Ns. Andi Sukismanto, S.Kep., berharap penguatan yang diberikan dapat mendorong peningkatan cakupan imunisasi di wilayah Jember.
“Kami berharap ke depannya imunisasi ini dapat ditingkatkan dan mari seluruh masyarakat memberikan perlindungan kepada anaknya dengan memberikan imunisasi yang lengkap, sehingga dapat menciptakan kekebalan komunitas bagi anak,” ujar Andi.
Melalui kolaborasi lintas puskesmas dan penguatan strategi di lapangan, upaya menemukan serta menjangkau anak zero-dose diharapkan semakin efektif, sekaligus meningkatkan perlindungan anak melalui imunisasi lengkap. (ken)