logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Curahmalang Jember, 40 KK Kesulitan Air Bersih

  • 27 September 2026
  • Dibaca 115 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-curahmalang-jember-40-kk-kesulitan-air-bersih-20260927

Kekeringan Melanda Curahmalang Jember, 40 KK Kesulitan Air Bersih

JEMBER, 27 SEPTEMBER 2026 - Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 34/RW 08, Dusun Gumuksari, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih setelah sumur-sumur mereka mengering selama musim kemarau.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut pada Sabtu, 26 September 2026. Distribusi kali ini merupakan penyaluran kedua untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Anggota TRC-PB BPBD Kabupaten Jember, Mashudi, mengatakan kondisi sumur warga semakin sulit digunakan. Selain debit air yang menurun hingga mengering, sebagian sumur dilaporkan menghasilkan air yang berbau dan kotor.

“Warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur warga sudah mengering. Kondisi air yang tersisa juga berbau dan kotor,” kata Mashudi dalam laporan kegiatan BPBD Kabupaten Jember, Sabtu.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat warga harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga bahkan harus menuju sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman.

“Sebagian warga mengambil air dari sungai yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah. Ada juga warga yang membeli air bersih dalam kemasan galon,” ujar Mashudi.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, TRC-PB BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan warga sebelum menyalurkan bantuan air bersih.

Sebanyak 2.500 liter air bersih didistribusikan dan ditampung di tandon BPBD yang tersedia di lokasi. Penyaluran berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB.

Selain mendistribusikan air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Mashudi menyebut, hingga 26 September 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke wilayah terdampak tersebut mencapai 7.500 liter.

BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilanjutkan secara berkala, yakni dua hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berdampak terhadap ketersediaan air warga.

“Kami merekomendasikan distribusi bantuan air bersih dilakukan dua hari sekali ke lokasi terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan warga,” kata Mashudi.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember berkoordinasi dengan ketua RT/RW dan warga setempat. Tidak terdapat kendala selama proses distribusi air bersih berlangsung. (tgh)

Galeri Foto