logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Dusun Duplang Jember, BPBD Salurkan 2.500 Liter Air untuk 50 KK

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 132 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-dusun-duplang-jember-bpbd-salurkan-2500-liter-air-untuk-50-kk-20261028

Kekeringan Melanda Dusun Duplang Jember, BPBD Salurkan 2.500 Liter Air untuk 50 KK

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Duplang, Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Senin 26 Oktober 2026.

Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) di RT 01 RW 06 menjadi sasaran distribusi air bersih tersebut. Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menyalurkan sebanyak 2.500 liter air bersih dalam kegiatan distribusi kedua di wilayah tersebut. Proses distribusi dilakukan setelah adanya laporan warga terkait kekeringan serta hasil asesmen lapangan yang merekomendasikan penyaluran bantuan air.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan distribusi dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan air bersih warga yang terdampak.

“Bantuan air bersih ini diberikan berdasarkan laporan kekeringan yang masuk dan hasil asesmen TRC di lapangan. Sebanyak 50 KK di RT 01 RW 06 membutuhkan pasokan air bersih,” ujar Iqbal.

Menurut dia, tim TRC mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah menempuh perjalanan, tim tiba di lokasi pada pukul 12.45 WIB dan langsung melakukan proses distribusi air kepada warga.

Sebanyak 2.500 liter air bersih kemudian disalurkan kepada masyarakat. Warga turut terlibat dalam proses distribusi agar bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan tersebut merupakan distribusi air bersih yang kedua di wilayah Dusun Duplang. BPBD juga melakukan dokumentasi dan pemantauan selama pelaksanaan kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

Iqbal menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan air bersih di wilayah terdampak masih perlu mendapat perhatian. Karena itu, BPBD merekomendasikan agar distribusi air dilakukan secara berkala selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

“Rekomendasinya, bantuan air bersih dengan kapasitas 2.500 liter didistribusikan kembali setiap empat hari sekali ke wilayah terdampak,” katanya.

Selain pemenuhan kebutuhan air bersih, BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan agar kondisi tersebut diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut pascakejadian.

Langkah itu diperlukan agar penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air bersih, tetapi juga dapat diarahkan pada upaya penanganan sumber dan kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, tidak ditemukan kendala berarti. Distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama warga setempat.

BPBD memastikan pemantauan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat tetap dilakukan sebagai dasar untuk menentukan distribusi berikutnya, terutama apabila kondisi kekeringan masih berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga. (tgh)

Galeri Foto