logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kepatihan

Kelurahan Kepatihan: Hari Kedua Pasca Banjir, Warga dan Aparat Bersatu Pulihkan Lingkungan

  • 18 Desember 2025
  • Dibaca 296 Kali
Bagikan Via:
kelurahan-kepatihan-hari-kedua-pasca-banjir-warga-dan-aparat-bersatu-pulihkan-lingkungan-20251218

Kelurahan Kepatihan: Hari Kedua Pasca Banjir, Warga dan Aparat Bersatu Pulihkan Lingkungan

Gotong Royong Massal di Kepatihan, 17 Desember 2025 – Di hari kedua pasca banjir yang melanda akibat hujan deras berintensitas tinggi dan luapan sungai yang meluap hingga ke pemukiman warga, suasana gotong royong terlihat begitu kental di Kelurahan Kepatihan. Lurah Kepatihan, Awan Sugiarto S.Sos. MM, bersama staf kelurahan, aparat TNI-Polri, BPBD, PMI, serta puluhan relawan kemanusiaan dari berbagai organisasi, turun langsung ke lapangan untuk membersihkan jalan-jalan yang masih tergenang air dan tertutup lumpur tebal.

Banjir yang terjadi dua hari lalu telah meninggalkan dampak signifikan, terutama di wilayah RW 22, RW 26, dan RW 25, yang menjadi area paling parah terdampak. Di lokasi-lokasi ini, air banjir mencapai ketinggian hingga pinggang orang dewasa, menyebabkan genangan lumpur dan sampah yang menyulitkan mobilitas warga. "Kami semua bahu-membahu untuk menormalkan kembali lingkungan seperti semula. Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai masyarakat," ujar Awan Sugiarto, yang terlihat lelah dengan keringat bercucuran setelah berjam-jam bergabung dalam aksi pembersihan.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas yang sibuk dan penuh semangat. Aparat TNI dan Polri, dibantu BPBD serta PMI, fokus membersihkan saluran drainase dan jalan utama agar air surut lebih cepat. Sementara itu, relawan kemanusiaan dengan sukarela membantu warga mengangkat dan membersihkan perabotan rumah tangga yang terendam, seperti kasur, lemari, meja, kursi, serta peralatan dapur lainnya. "Kami datang untuk meringankan beban saudara-saudara kita. Gotong royong seperti ini yang membuat kita kuat," kata salah seorang relawan dari PMI yang enggan disebut namanya.

Warga setempat juga menunjukkan kekompakan luar biasa. Mereka bekerja sama secara bergotong royong, mulai dari membersihkan rumah-rumah hingga membuang sampah banjir ke tempat pembuangan sementara. Meski lelah, senyum dan semangat saling menyemangati terlihat di antara mereka. "Kami harap banjir ini cepat surut dan tidak ada lagi hujan ekstrem seperti kemarin," tambah Awan Sugiarto, sambil menyeka keringatnya. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca buruk, mengingat prakiraan hujan masih berpotensi tinggi di wilayah ini.

Pemulihan pasca banjir ini diharapkan selesai dalam beberapa hari ke depan, tergantung kondisi cuaca. Pemerintah kelurahan telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyediakan bantuan logistik, seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan bagi warga terdampak. Semoga, seperti yang diungkapkan Lurah, situasi segera kembali normal tanpa ancaman banjir lanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah banjir susulan.