Kemarau Bikin 90 KK di Antirogo Jember Kesulitan Air, BPBD Salurkan 5.000 Liter
- 13 Agustus 2026
- Dibaca 226 Kali
Bagikan Via:
Kemarau Bikin 90 KK di Antirogo Jember Kesulitan Air, BPBD Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 13 AGUTUS 2026 – Musim kemarau membuat puluhan keluarga di Lingkungan Pelinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih.
Distribusi air bersih keempat dilakukan pada Kamis, 13 Agustus 2026 untuk warga di RT 02/RW 08 dan RT 02/RW 07. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di dua wilayah tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba satu jam kemudian. Petugas kemudian melakukan asesmen ulang sekaligus mendata warga yang terdampak kekeringan sebelum penyaluran air dilakukan.
Tim BPBD bersama Palang Merah Indonesia (PMI) selanjutnya mendistribusikan air bersih ke sejumlah tandon yang telah tersedia di lingkungan warga. Dalam kegiatan tersebut, PMI menyalurkan air bersih sebanyak 5.000 liter.
“Distribusi ini merupakan tindak lanjut hasil asesmen TRC terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan warga mengalami kesulitan air bersih,” kata Teguh Adi Prasetyo, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember.
Berdasarkan pendataan, sebanyak 50 KK di RT 02/RW 08 terdampak kekeringan. Sementara itu, 40 KK lainnya berada di RT 02/RW 07.
Di lokasi tersebut tersedia empat tandon air dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter. Dua tandon dikelola untuk kebutuhan distribusi BPBD dan dua tandon lainnya digunakan dalam penyaluran air oleh PMI.
Penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Kelurahan Antirogo melalui surat Nomor 600.1.16/151/35.09.03.2007/2026 tentang permohonan bantuan air bersih.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali. Setiap distribusi direncanakan membawa air sebanyak 5.000 liter yang disalurkan ke tandon-tandon warga yang telah tersedia.
“Penanganan akan dilakukan secara berkala agar kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan tetap terpenuhi selama kondisi kemarau berlangsung,” ujar Teguh.
Kegiatan yang melibatkan BPBD Jember, PMI, ketua RW, dan warga tersebut berlangsung aman dan kondusif. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim BPBD meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk kembali ke Markas Komando BPBD Jember.
Hingga distribusi keempat ini, tidak dilaporkan adanya kendala dalam proses penyaluran air bersih kepada warga terdampak. (tgh)