KKN Fikes Unmuh Jember di Kencong Berakhir, Tinggalkan Jejak Edukasi Kebencanaan untuk Masyarakat
- 04 Juni 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
KKN Fikes Unmuh Jember di Kencong Berakhir, Tinggalkan Jejak Edukasi Kebencanaan untuk Masyarakat
JEMBER, 04 JUNI 2026 – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember di Kecamatan Kencong resmi berakhir. Penutupan kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Kencong, Kamis, 04 Juni 2026, menjadi momentum apresiasi atas berbagai kontribusi mahasiswa selama hampir satu bulan mengabdi di tengah masyarakat.
Sejak diterjunkan pada 11 Mei 2026, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menghasilkan sejumlah karya edukatif yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah video edukasi mengenai pemetaan wilayah rawan bencana serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat.
Karya tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran, baik oleh masyarakat maupun pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Camat Kencong Ronny Arvianto dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para mahasiswa yang telah berkontribusi selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, hasil kerja mahasiswa bukan hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga meninggalkan warisan pengetahuan yang dapat terus digunakan oleh masyarakat.
“Video edukasi kebencanaan yang dibuat mahasiswa ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata yang sangat bermanfaat. Materi tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami risiko bencana dan langkah-langkah mitigasi yang tepat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar kelak ketika memasuki dunia kerja sebagai tenaga kesehatan tetap menjunjung tinggi semangat pengabdian. Menurutnya, keberhasilan profesi kesehatan tidak hanya diukur dari aspek materi, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
“Jadikan profesi kesehatan sebagai sarana melayani dan membantu sesama. Ketika kita bekerja dengan niat memberikan manfaat, maka keberkahan dan rezeki akan mengikuti,” pesannya.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN Fikes Unmuh Jember, Asrafi, menyampaikan bahwa keberhasilan berbagai program yang dilaksanakan tidak lepas dari dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan dan dukungan yang luar biasa dari seluruh pihak di Kecamatan Kencong. Selama masa KKN, terjalin sinergi yang sangat baik sehingga seluruh program kerja dapat berjalan sesuai harapan,” kata Rafi.
Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke masyarakat memberikan pembelajaran berharga bagi mahasiswa, terutama dalam memahami kebutuhan riil masyarakat dan pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.
“Kami belajar bahwa keberhasilan program pengabdian lahir dari kerja sama yang kuat antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami sebagai calon tenaga kesehatan untuk lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Acara penutupan berlangsung penuh keakraban dan menjadi ajang refleksi atas perjalanan pengabdian mahasiswa selama hampir satu bulan. Momen tersebut juga menandai berakhirnya rangkaian kegiatan KKN yang telah menghadirkan berbagai program edukasi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Kencong.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan hubungan kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan berbagai program inovatif yang mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (gfr)