Kolaborasi Kelurahan Kaliwates dan Lazismu Jember, Ayam Petelur Disiapkan untuk Dukung Penanganan Stunting
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 79 Kali
Bagikan Via:
Kolaborasi Kelurahan Kaliwates dan Lazismu Jember, Ayam Petelur Disiapkan untuk Dukung Penanganan Stunting
JEMBER 11 AGUSTUS 2026 – Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui program Cinta Si-Peka (Sistem Pemberdayaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Keluarga) yang digagas melalui pemberdayaan masyarakat dengan bantuan ayam petelur.
Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Lazismu Jember bersama Kelurahan Kaliwates melakukan survey lokasi calon penerima bantuan ayam petelur di wilayah RW 04 dan RW 05 Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Kaliwates Abdul Khamil, H. Indra Gunawan selaku Ketua Destana Kelurahan Kaliwates, serta tim Lazismu Jember yang diwakili oleh Arif Hartanto, SS, bersama jajaran terkait.
Survey diawali dengan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi calon penerima manfaat. Tim Lazismu Jember melihat kesiapan tempat, kondisi dan kelayakan kandang, serta memastikan adanya komitmen dari calon pemelihara untuk merawat ayam petelur secara berkelanjutan.
Tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, program Cinta Si-Peka dirancang agar ayam petelur yang diberikan dapat menjadi sumber pemberdayaan ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga. Produksi telur nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, termasuk membantu pemenuhan asupan protein bagi balita yang mengalami stunting di lingkungan sekitar.
Dengan konsep tersebut, penerima bantuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga diharapkan memiliki peran sosial untuk membantu keluarga lain yang membutuhkan.
Salah satu calon penerima manfaat dalam program ini adalah Saeri, Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Kaliwates, yang mendapatkan bantuan sebanyak lima ekor ayam petelur.
Saeri menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk merawat ayam tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat berkembang dan menghasilkan telur secara optimal.
"Bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi balita," ujarnya.
Program ini juga menjadi bagian dari penguatan semangat gotong royong di tingkat lingkungan. Ketika produksi telur mulai berjalan, hasilnya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting.
Lurah Kaliwates Abdul Khamil menyambut baik kolaborasi antara Kelurahan Kaliwates, Destana dan Lazismu Jember tersebut. "Program pemberdayaan seperti Cinta Si-Peka memiliki nilai strategis karena menggabungkan aspek ekonomi, ketahanan pangan, kepedulian sosial, sekaligus mendukung upaya penanganan stunting," jelasnya.
Melalui survey dan pendampingan sejak awal, kesiapan penerima manfaat dapat dipastikan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan. (ah)