Korve Rutin, BPBD Jember Jaga Kebersihan dan Kenyamanan Kantor
- 04 September 2026
- Dibaca 119 Kali
Bagikan Via:
Korve Rutin, BPBD Jember Jaga Kebersihan dan Kenyamanan Kantor
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Jumat pagi di lingkungan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember tampak berbeda. Seluruh pegawai meninggalkan meja kerja dan turun langsung ke lapangan untuk mengikuti kegiatan korve atau kerja bakti rutin, Jumat, 04 September 2026.
Mulai pukul 07.30 WIB, para pegawai menyebar ke sejumlah titik. Sebagian membersihkan ruang kerja, mengelap meja, merapikan berkas, dan menata arsip agar lebih mudah ditemukan. Sebagian lainnya fokus ke area luar. Halaman kantor disapu, saluran air dibersihkan dari sampah dan daun kering, serta rumput liar yang mulai tinggi dipangkas agar lingkungan terlihat rapi.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/440/35.09.3132026 tentang pelaksanaan kerja bakti di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Tujuannya memastikan lingkungan kerja pemerintah bersih dan sehat.
Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPBD Jember, Bandot Bisowarno, memimpin langsung jalannya korve. Menurutnya, keterlibatan semua unsur penting agar kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan saja.
“Semua karyawan dan staf harus ikut. Dengan begitu kita sama-sama merasakan dan menjaga. Kantor bersih itu pangkal dari kerja yang nyaman. Kalau lingkungan enak dipandang, semangat kerja juga ikut naik,” ujar Bandot Bisowarno di sela kegiatan.
Menurutnya korve juga menjadi ruang untuk membangun semangat gotong royong. Dalam kegiatan ini tidak ada sekat jabatan. Staf administrasi, pelaksana, hingga pejabat ikut menyapu, memungut sampah, dan merapikan ruangan bersama-sama. Kebiasaan itu diharapkan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kantor tempat bekerja setiap hari.
Selain membersihkan ruangan, perhatian juga diberikan pada area sekitar kantor. Area parkir disapu bersih, taman kecil di depan kantor dirapikan, dan sudut-sudut yang jarang tersentuh ikut dibersihkan. Saluran drainase juga dicek agar tidak tersumbat dan air bisa mengalir lancar saat hujan.
Pegawai juga mengecek kondisi fasilitas penunjang. Kipas angin, jendela, dan penerangan dicek satu per satu agar berfungsi dengan baik. Dokumen yang menumpuk di meja ditata ulang dan dimasukkan ke dalam map dan lemari arsip agar ruang kerja lebih lega dan tertib.
Menurut Bandot, kebiasaan sederhana ini punya dampak besar. Lingkungan yang bersih mengurangi risiko penyakit, membuat udara lebih segar, dan menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif. Kedisiplinan pegawai juga ikut terlatih karena terbiasa merapikan dan merawat fasilitas yang digunakan bersama.
“Kalau kita mulai dari hal kecil seperti menyapu dan merapikan, lama-lama jadi kebiasaan. Kantor yang rapi juga bikin kita lebih fokus saat melayani masyarakat,” tambah Bandot Bisowarno.
BPBD Jember berharap korve tidak hanya menjadi agenda formal setiap minggu. Lebih dari itu, kegiatan ini ingin dijadikan budaya kerja. Budaya di mana setiap orang merasa bertanggung jawab menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kantornya sendiri.
Dengan kantor yang bersih, tertata, dan sehat, pelayanan kepada masyarakat pun diharapkan bisa berjalan lebih optimal. Karena tempat kerja yang baik akan melahirkan kinerja yang baik pula. (tgh)