logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Krisis Air Bersih di Panduman, BPBD Jember Bantu 102 KK Terdampak Kekeringan

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 70 Kali
Bagikan Via:
krisis-air-bersih-di-panduman-bpbd-jember-bantu-102-kk-terdampak-kekeringan-20260812

Krisis Air Bersih di Panduman, BPBD Jember Bantu 102 KK Terdampak Kekeringan

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan pendistribusian bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Dusun Sumber Tengah, RT 01 RW 01, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Selasa 11 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau dan terganggunya jaringan pipanisasi.

Kegiatan tersebut merupakan distribusi air bersih ke-3 di wilayah Desa Panduman. Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember pada Senin, 3 Agustus 2026, sebanyak 102 kepala keluarga (KK) dari total 180 KK di RT 01 RW 01 membutuhkan pasokan air bersih.

Krisis air bersih di wilayah tersebut dipengaruhi oleh tidak berfungsinya jaringan pipanisasi atau Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) sejak April 2026. Kondisi tersebut membuat masyarakat kembali mengandalkan sumur warga sebagai sumber air. Namun, memasuki musim kemarau, sebagian besar sumur mengalami kekeringan dan kondisi air yang kotor sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara optimal.

Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat bahkan harus mengambil air dari sumur bor yang berada di Balai Desa Panduman dengan jarak sekitar 2,5 kilometer dari permukiman warga.

Sebanyak 102 KK yang membutuhkan air bersih tersebar di empat titik tandon. Tandon pertama berada di halaman rumah warga dan melayani sekitar 37 KK, tandon kedua melayani 21 KK, tandon ketiga melayani 26 KK, sedangkan tandon keempat melayani sekitar 18 KK.

Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD Kabupaten Jember berangkat menuju lokasi pada pukul 10.00 WIB dan tiba di Kantor Desa Panduman sekitar pukul 10.30 WIB. Tim kemudian melakukan koordinasi dengan Penjabat Kepala Desa Panduman untuk mendapatkan perkembangan terbaru terkait upaya penanganan krisis air bersih.

Hasil koordinasi menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Panduman telah melakukan perbaikan pipa dan pompa sumur bor yang mengalami kerusakan pada Senin (10/8/2026). Proses perbaikan tersebut kemudian dilanjutkan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Perkembangan hasil perbaikan selanjutnya akan disampaikan oleh Penjabat Kepala Desa Panduman dalam rapat koordinasi di Kantor BPBD Kabupaten Jember pada Kamis (13/8/2026).

Sementara proses perbaikan berlangsung, BPBD Kabupaten Jember tetap melakukan langkah tanggap dengan mendistribusikan satu unit tandon air berkapasitas 1.200 liter serta mendampingi proses penyaluran bantuan air bersih.

Sebanyak 5.000 liter air bersih kemudian didistribusikan ke empat tandon yang telah disiapkan BPBD. Selain penyaluran air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanganan kekeringan serta pentingnya menggunakan air secara bijak.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Ferry Sukirno Putra mengatakan, distribusi air bersih dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama proses perbaikan infrastruktur sumber air berlangsung.

“Distribusi ini merupakan langkah sementara untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih. Di sisi lain, kami juga memantau proses perbaikan pipanisasi dan pompa sumur bor yang dilakukan oleh pemerintah desa,” ujar Ferry.

Menurutnya, hasil perbaikan jaringan air menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. Karena itu, BPBD akan melakukan pemantauan dan menunggu laporan perkembangan dari pemerintah desa.

“Kami berharap perbaikan pipanisasi dan pompa sumur bor dapat segera selesai dan kembali berfungsi. Untuk distribusi berikutnya, kami akan melihat hasil perbaikan serta kondisi kebutuhan masyarakat di lapangan,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan pemantauan terhadap kegiatan perbaikan pipanisasi dan pompa sumur bor yang dilakukan Pemerintah Desa Panduman. Sementara itu, distribusi air bersih selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil perbaikan infrastruktur serta perkembangan kondisi masyarakat terdampak.

Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Pemerintah Desa Panduman, Destana Panduman, kepala dusun, serta masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tanpa kendala hingga selesai pada pukul 17.00 WIB.

Melalui penanganan secara simultan antara distribusi bantuan air bersih dan perbaikan infrastruktur sumber air, BPBD Kabupaten Jember berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara lebih berkelanjutan. (bob)

Galeri Foto