logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Krisis Air Bersih di Plalangan Jember, 142 KK Terima Bantuan 5.000 Liter

  • 21 September 2026
  • Dibaca 113 Kali
Bagikan Via:
krisis-air-bersih-di-plalangan-jember-142-kk-terima-bantuan-5000-liter-20260921

Krisis Air Bersih di Plalangan Jember, 142 KK Terima Bantuan 5.000 Liter

JEMBER, 21 September 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Minggu,20 September 2026.

Distribusi air bersih tersebut menyasar warga di RT 01 RW 11 dan RT 03 RW 10. Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan tercatat membutuhkan pasokan air bersih.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Faris Fadhil, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan permohonan Kelurahan Bintoro melalui surat Nomor 800/545/02.2005/2026 tentang bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan.

Selain itu, penyaluran juga mengacu pada hasil asesmen TRC BPBD pada 31 Agustus 2026 yang merekomendasikan pendistribusian air bersih ke wilayah tersebut.

“Untuk wilayah RT 01 RW 11 terdapat 110 KK terdampak, sedangkan RT 03 RW 10 sebanyak 32 KK. Total ada 142 KK yang membutuhkan air bersih,” kata Faris.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW sebelum melakukan distribusi air kepada warga.

Bantuan juga disalurkan untuk mengisi tandon-tandon air yang telah tersedia di lokasi. Dalam kegiatan tersebut, BPBD menyediakan empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk mendukung kebutuhan air warga.

“Distribusi dilakukan ke warga terdampak sekaligus mengisi tandon yang tersedia agar air dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Faris.

Pada distribusi ke-7 tersebut, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih. Dengan penyaluran itu, hingga 20 September 2026 total bantuan air bersih yang telah didistribusikan ke wilayah tersebut mencapai 35.000 liter.

Faris mengatakan, kondisi kekeringan membuat pasokan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi warga. Karena itu, BPBD merekomendasikan agar distribusi air dilakukan secara berkala.

“Rekomendasinya, distribusi air bersih dilakukan dua hari sekali ke lokasi yang masih terdampak,” katanya.

Kegiatan distribusi selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Selama pelaksanaan, tidak terdapat kendala berarti. Penyaluran melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat RT/RW dan warga setempat.

BPBD Jember terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang terdampak kekeringan dan menyesuaikan distribusi berdasarkan kebutuhan warga serta hasil asesmen di lapangan.(tgh)

Galeri Foto